BONDOWOSO, INDORAYA TODAY – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menghapus kemiskinan di Indonesia dalam lima tahun ke depan. Hal ini ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan para kiai dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar di Pondok Pesantren Al Ishlah, Bondowoso, Jawa Timur.

“Presiden Prabowo memiliki keinginan dan harapan besar bahwa kurang dari lima tahun ke depan, kemiskinan di Indonesia bisa dihilangkan,” tulis Ahmad Muzani dalam unggahan di akun Instagram resminya, @ahmadmuzani2, Rabu (7/5/2025).

Menurut Muzani, kemiskinan bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan bisa menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh rakyat untuk mendukung penuh tekad Presiden Prabowo dalam menghapus kemiskinan.

“Dari banyak catatan sejarah kita, kemiskinan adalah sumber dari perpecahan. Maka tekad Presiden Prabowo untuk menghilangkan kemiskinan di bumi Indonesia harus mendapat dukungan dari seluruh rakyat,” ujar Muzani.

Dalam kesempatan itu, Muzani juga menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para santri di pondok pesantren. Ia menilai, nasionalisme dan penguatan dasar negara harus menjadi bagian penting dari pendidikan santri.

“Kami menyampaikan pentingnya menanamkan jiwa nasionalisme serta dasar negara kepada santri-santri di pondok pesantren,” kata Muzani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah, antara lain KH Ahmad Zuhaery dari Ponpes Al Iman Muntilan, KH Ahmad Fauzi Tijani dari Al-Amien Prenduan, KH Suyuthi Thoha dari Ponpes Masyaul Huda, serta Prof Dr KH Buhkori Abdul Shomad dari Al Mujtama Al Islamiya.

Muzani mengapresiasi kehadiran para ulama dan menyebut silaturahmi ini sebagai upaya mempererat kebangsaan dan memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

BACA JUGA:  Muzani Dukung Susu Kambing Lokal, Berdayakan Ribuan Peternak dan Petani Herbal