INDORAYATODAY.COM – Indonesia dan Inggris melanjutkan dialog untuk memperkuat kemitraan strategis, seperti yang dibahas dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri RI dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia di Jakarta, pekan lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk memperdalam kemitraan strategis dengan Inggris. Kerja sama yang disasar mencakup sejumlah sektor prioritas, mulai dari pendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, penguatan pertahanan dan keamanan siber, hingga penanganan perubahan iklim, transisi energi, dan pembangunan berkelanjutan.

“Satu agenda penting lain yang turut dibahas adalah aplikasi keanggotaan Indonesia dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP),” kata Menlu Sugiono dilansir laman resmi Kemenlu, Kamis (15/5).

Sejalan dengan program Asta Cita, Menlu Sugiono juga menyampaikan visi Indonesia untuk memodernisasi armada perikanannya. Langkah ini dipandang krusial dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di sektor maritim.

“Dubes Jermey menyatakan kesiapan Inggris untuk mendukung Indonesia dalam meningkatkan kapabilitas industri maritimnya,” tambah Menlu.

Lebih dari sekadar kerja sama bilateral, kedua diplomat juga menyoroti urgensi kerja sama multilateral dalam menghadapi tantangan global. Dalam konteks ini, Menlu Sugiono kembali menegaskan posisi teguh Indonesia dalam mendukung solusi dua negara untuk konflik Palestina-Israel berdasarkan garis batas tahun 1967. Ia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dalam merespons isu di Ukraina.

Secara khusus, Menlu Sugiono menggarisbawahi keputusan sidang Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang mendesak gencatan senjata segera di Gaza. Langkah ini dinilai esensial untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan dan memulai proses rekonstruksi wilayah yang dilanda konflik.

“Inggris kami harapkan dapat memainkan peran konstruktif dalam menciptakan kondisi yang memungkinkan Israel mematuhi kesepakatan gencatan senjata,” jelas Sugiono.

BACA JUGA:  Doa Bersama di Balai Kota, Wali Kota Depok Supian Suri Ajak Warga Jaga Kondusivitas

Pertemuan ini menggarisbawahi komitmen kuat Indonesia dan Inggris untuk terus mempererat hubungan dan bekerja sama dalam berbagai isu strategis, baik di tingkat bilateral maupun multilateral, demi stabilitas dan kemakmuran kawasan serta dunia yang lebih adil.(sal/*)