INDORAYOTODAY.COM –  Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, umat Muslim dianjurkan menunaikan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Puasa sunnah ini bertepatan dengan momen wukuf di Arafah bagi jemaah haji, dan memiliki keistimewaan yang luar biasa.

Puasa Arafah diyakini tidak hanya memberikan pahala yang berlimpah, tetapi juga jaminan ampunan dosa. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Qatadah RA menjelaskan:

“Puasa hari Arafah itu menghapus dosa dua tahun, yaitu satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya. Puasa hari Asyura itu menghapus dosa satu tahun sebelumnya,” (HR. Muslim).

Hadis ini menegaskan betapa besar pahala dan ampunan yang diperoleh dari puasa Arafah. Kesempatan ini menjadi motivasi bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji untuk meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT melalui puasa.

Selain dimensi spiritual, puasa Arafah juga memberikan manfaat kesehatan, seperti membantu proses detoksifikasi tubuh dan melatih kedisiplinan diri.

Namun, fokus utama ibadah ini tetap pada aspek spiritual, yakni kesempatan bertaubat, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan melaksanakan puasa Arafah, umat Muslim diharapkan dapat menyambut Idul Adha dengan hati yang bersih dan penuh syukur, serta siap melaksanakan ibadah qurban dengan niat tulus.

Puasa ini menjadi momen refleksi diri dan doa agar mendapatkan ridha Sang Pencipta di hari yang penuh berkah tersebut.[]

BACA JUGA:  Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Depok, Jumat 20 Februari 2026