BEKASI, INDORAYA TODAY – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mendorong Motor Besar Indonesia (MBI) Kota Bekasi untuk mempererat hubungan antarkomunitas dan berperan aktif dalam kampanye keselamatan berkendara.

Pesan tersebut disampaikan Harris saat menghadiri pelantikan kepengurusan MBI Kota Bekasi yang kini diketuai oleh Afif, hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) MBI Kota Bekasi, di Bekasi Selatan, Sabtu (24/5/2025).

“Pelantikan ketua MBI merupakan momen penting bagi perkembangan MBI ke depan. Ketua MBI Kota Bekasi yang baru memiliki tanggung jawab besar untuk memimpin organisasi ini ke arah yang lebih baik. Dengan visi, misi, dan program kerja yang tepat, MBI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan industri otomotif di Indonesia,” ujar Harris.

Menurut Harris, pengembangan komunitas harus menjadi salah satu fokus utama pengurus MBI yang baru. Ia menekankan pentingnya mempererat persaudaraan di antara anggota, termasuk membuka ruang kolaborasi dengan komunitas motor lain di wilayah Bekasi.

Untuk memperkuat solidaritas internal, Harris menyarankan agar MBI lebih sering menggelar kegiatan sosial, seperti donor darah, kerja bakti lingkungan, hingga edukasi terkait keselamatan berkendara.

“Melalui kegiatan-kegiatan ini, anggota MBI tidak hanya dapat berinteraksi satu sama lain, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Harris juga mendorong komunitas motor besar ini aktif mendukung sektor pariwisata lokal lewat kegiatan turing. Menurutnya, turing yang dirancang dengan rute menarik berpotensi menjadi bagian dari promosi sport tourism dan berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

“Selain itu, mendorong kegiatan turing merupakan salah satu cara untuk mendukung sport tourism di daerah. Turing yang dilakukan secara rutin dengan rute yang menarik dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para riders MBI. Tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pariwisata lokal dan ekonomi masyarakat di daerah yang dilalui,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Bekasi Sampaikan Pesan Menyentuh di HUT ke-64 Pramuka

Tak kalah penting, Harris menilai, kampanye keselamatan berlalu lintas perlu menjadi perhatian MBI. Di tengah meningkatnya angka kecelakaan yang melibatkan pengendara roda dua, edukasi keselamatan berkendara disebutnya sebagai langkah strategis.

“MBI harus memiliki peran aktif mengkampanyekan pentingnya keselamatan berkendara melalui berbagai kegiatan. Mengadakan pelatihan-pelatihan keselamatan yang melibatkan ahli dan praktisi di bidangnya, serta kolaborasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan kesadaran tentang aturan lalu lintas di masyarakat, adalah langkah yang perlu dilakukan,” tutur Harris.

Ia pun mendorong agar MBI menyusun dan menjalankan program edukasi keselamatan yang terstruktur dan melibatkan banyak pihak.

“MBI dapat menyelenggarakan program ‘Safety Riding Campaign’ bagi anggotanya maupun masyarakat luas. Melalui program ini, tidak hanya pengetahuan tentang keselamatan berkendara yang akan meningkat, namun juga kesadaran akan tanggung jawab berlalu lintas akan lebih baik.”

“Dengan pendekatan yang sistematis dan melibatkan semua pemangku kepentingan, MBI dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan budaya berkendara yang lebih aman,” pungkas Harris.