DEPOK, INDORAYA TODAY – Kota Depok mengalami peningkatan signifikan dalam Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 versi Setara Institute. Pada tahun ini, posisi Depok naik 16 peringkat dari posisi 94 pada 2023 menjadi peringkat 78.

Peningkatan ini menjadi bukti nyata dari upaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun ekosistem yang lebih toleran dan inklusif.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas capaian ini melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @bangsupian, Rabu (28/5/2025).

“Alhamdulillah, Kota Depok mengalami peningkatan signifikan dalam Indeks Kota Toleran 2025 versi Setara Institute, naik 16 peringkat dari posisi 94 ke posisi 78,” tulis Supian Suri.

Menurut Supian, peningkatan peringkat tersebut tidak lepas dari upaya Pemkot Depok dalam mengurangi kebijakan yang berpotensi diskriminatif serta mendorong partisipasi aktif masyarakat sipil. Ia menegaskan bahwa toleransi adalah fondasi penting dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan.

“Kami percaya bahwa toleransi adalah fondasi penting bagi pembangunan kota yang inklusif dan berkeadilan. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Depok yang lebih baik,” ujar Supian.

Survei Indeks Kota Toleran 2025 yang dirilis Setara Institute pada Selasa (27/5/2025) menunjukkan Kota Depok berada di peringkat 78 dengan skor 4,458 dari total 94 kota yang disurvei. Dengan hasil ini, Depok berhasil keluar dari daftar 10 besar kota paling intoleran di Indonesia.

Supian mengajak seluruh warga Depok untuk terus menjaga dan meningkatkan semangat toleransi demi masa depan kota yang harmonis dan maju.

“Mari terus kita jaga dan tingkatkan semangat toleransi ini demi masa depan Kota Depok yang harmonis dan maju,” pesan Wali Kota Depok itu.

BACA JUGA:  Teror Kobra di Sukmajaya Depok! Reptil Mematikan Ini Masuk Rumah Warga