JAKARTA, INDORAYA TODAY – INDORAYA TODAY – Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, mulai mencuri perhatian menjelang pelaksanaan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang dijadwalkan paling lambat digelar pada 30 Agustus 2025.
Di tengah menghangatnya suhu menjelang kongres, dua nama disebut bakal bertarung, yakni Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang. Namun, kehadiran Rusdy sebagai figur muda yang dinilai visioner menjadi kuda hitam yang patut diperhitungkan.
Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B Handoyo, secara terbuka menyambut baik kemunculan banyak tokoh dalam bursa calon ketua umum. Menurutnya, dinamika ini justru bisa menjadi jalan untuk menyatukan kembali organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia yang selama hampir setahun terakhir mengalami perpecahan.
“Harapan lainnya, saya berharap muncul calon ketua PWI Pusat dari kalangan muda, visioner dan berintegritas,” tegas Kesit saat menerima kunjungan Rusdy Nurdiansyah yang menyampaikan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PWI Pusat, Kamis (19/6/2025).
Kesit menegaskan bahwa calon ketua umum ke depan harus mampu menjaga marwah organisasi dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap PWI. Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang bijak dan beretika.
“Selain muda, pilihlah ketua umum dari kalangan yang mampu memimpin dengan bijak, beretika serta dapat mengatasi persoalan atau konflik dengan mengedepankan musyawarah mufakat,” sambung Kesit.
Menilik rekam jejak Rusdy, Kesit menilai pria yang kini memimpin PWI Kota Depok di periode kedua itu cukup mumpuni untuk melangkah ke level nasional. Ia menyebut Rusdy memiliki semangat tinggi, pemikiran visioner, serta jaringan luas di kalangan pengusaha dan pemerintahan.
“Rusdy cukup visioner, semangat dan punya jaringan yang cukup luas di kalangan pengusaha dan pemerintah. Rusdy juga cukup sukses memimpin PWI Kota Depok yang memasuki periode kedua. Program yang dijalankan cukup kreatif dan inovatif,” tandas Kesit.
Ia pun berharap Rusdy bisa memenuhi seluruh persyaratan verifikasi pencalonan dan benar-benar menjadi alternatif segar dalam kepemimpinan PWI Pusat ke depan.

Tinggalkan Balasan