KUNINGAN- Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Perkumpulan Pendaki Gunung TRAMP kembali membentangkan bendera merah putih di tebing Kawah Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada tanggal 17 Agustus 2025 mendatang.
Tim pembentangan bendera merah putih raksasa yang berjumlah 32 orang gabungan dari TRAMP, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), AKAR, Pemerintah Kabupaten Kuningan, BPBD Kabupaten Kuningan serta PPGC LINGGASANA, akan terlebih dahulu melakukan pendakian menuju kawah Gunung Ciremai melalui jalur pendakian Linggasana yang merupakan jalur pendakian baru di Gunung Ciremai.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar berkesempatan melepas tim pembentangan bendera merah putih raksasa yang akan melakukan pendakian ke Kawah Gunung Ciremai.
“Saya merasa bangga ketika pertama kali mendapat surat dari TRAMP terkait rencana pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus. Saya menyambut baik dan ini juga salah satu nilai plus bagi Kabupaten Kuningan untuk mendorong Kabupaten kuningan ke permukaaan terkait bentang alam yang indah Gunung Ciremai yang selama ini kita jaga bersama,” ujar Bupati Kuningan dalam sambutannya saat seremoni pelepasan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Kamis (14/8/2025).
Dian Rachmat Yanuar menambahkan, pembentangan bendera merah putih raksasa di Kawah Gunung Ciremai yang sudah kali ketiga dilakukan oleh TRAMP bukan hanya sekedar seremonial semata.
“Saya berpikir dari perspektif lain, kegiatan ini menjadi gelora kebanggaan terhadap merah putih, tentang kebangsaan, tentang menghargai jasa pahlawan. Mudah-mudahan dengan digagas oleh TRAMP, rakyat Kabupaten Kuningan lebih memahami dan mengerti arti kemerdekaan. TRAMP jauh-jauh dari Jakarta untuk membentangkan bendera dengan begitu sulitnya, mudah mudahan ini bisa memberikan spirit bagi masyrakat Kabupaten Kuningan khususnya Indonesia bahwa semangat kemerdekaan itu masih menggelora,” tuturnya.
Dian pun menitipkan kepada TRAMP agar memberikan contoh yang baik kepada seluruh pendaki di Indonesia yang ingin mendaki Gunung Ciremai agar menjaga kebersihan dan kelestarian alam gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut.
“Gunung ini merupakan simbol kebesaran Kabupaten Kuningan, simbol kebesaran kita. Saya merasa terhormat. Untuk tim, jaga kesehatan dan hati-hati karena saat ini sudah musim hujan. Titip Gunung Ciremai, mudah mudahan TRAMP bisa memberikan contoh yang baik, tidak membuang sampah sembarangan memberikan contoh bagaimana mendaki harus ada etika, semoga diberikan kesehatan dan kelancaran,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Pendaki Gunung TRAMP, Julianto Wibowo atau yang akrab disapa Iyan menjelaskan, tahun ini merupakan kali ketiga TRAMP melakukan pembentangan bendera merah putih raksasa di tebing kawah Gunung Ciremai.
” Tahun ini bendera yang kita bentangkan lebih besar. Kalau tahun lalu ukurannya 6×9 meter, tahun ini bendera merah putih yang akan kita bentangkan ukurannya 10×30 meter,” jelas Iyan.
Selain itu, Iyan mengatakan, tahun ini jalur pendakian yang dipilih sebagai akses menuju kawah Gunung Ciremai juga berbeda dari tahun sebelumnya. Pada pendakian tahun ini, TRAMP memilih jalur pendakian Linggasana yang terbilang masih sepi dan kurang diminati oleh pendaki.
“Ini sebagai upaya kami untuk mendorong potensi ekonomi masyarakat di sekitar Linggasana yang menggantungkan penghasilannya dari wisata pendakian gunung. Harapannya, jalur ini bisa lebih populer agar perekonomian masyarakat di sekitar jalur ini tentunya bisa meningkat. Tapi tetap harus dikedepankan untuk menjaga kebersihan serta kelestariannya saat mendaki karena jalur ini masih baru dan terbilang masih bersih dari sampah,” ucapnya.
Untuk teknis pendakian, Iyan mengatakan, pada tanggal 15 Agustus 2025 tim akan diupayakan tiba dan bermalam di pos 8. Kemudian, tim akan melanjutkan pendakian menuju puncak pada tanggal 16 Agustus 2025 pagi untuk mempersiapkan alat pengaman serta instalasi pembentangan bendera merah putih raksasa di tebing kawah Gunung Ciremai.
Pembentangan bendera merah putih raksasa akan di laksanakan pada tanggal 17 Agustus 2025 bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Tinggalkan Balasan