BEKASI, INDORAYA TODAY – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengingatkan para wisudawan untuk selalu siap menghadapi tantangan global dalam sambutannya pada Wisuda Sarjana Strata-1 ke-XXXVI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (INSIDA). Acara digelar di Ballroom Harris SMB, Minggu (7/9/2025).

Dalam sambutannya, Abdul Harris menekankan pentingnya melihat perubahan di sekitar dan menyesuaikan diri dengan inovasi yang terus berkembang.

“Tentunya kita telah menemukan hal–hal baru dan menyadari bahwa setiap hari ada inovasi. Kedepan para wisudawan akan menghadapi tantangan global, dibutuhkan kesiapan dan mental yang tangguh,” ujarnya.

Menurut Wawali Abdul Harris, setiap individu harus mampu bertransformasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Khususnya mahasiswa Indonesia yang perlu meningkatkan kompetensi di berbagai bidang.

“Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia harus memiliki kompetensi di berbagai bidang,” tutur pria berdarah Gorontalo itu.

Abdul Harris juga menekankan pentingnya berpikir kreatif, inovatif, mampu bekerja dalam tim, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Wisudawan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus dan mengambil tanggung jawab sosial.

Ia berharap para dosen dapat menguatkan kolaborasi dengan pemerintah dan mendorong mahasiswa berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Abdul Harris menekankan agar mahasiswa meningkatkan kompetensi dan keahlian, menguasai teknologi, serta mengasah literasi digital untuk menjawab kebutuhan dunia yang semakin digital.

“Terus belajar, tingkatkan pengetahuan dan literasi, melek akan teknologi untuk menjawab kebutuhan dunia digital, terus mengasah keahlian serta menjadi generasi berakhlak. Dan pada saat yang sama akan menjadikan budaya lokal sebagai tata laku dan tutur,” kata Wawali Abdul Harris Bobihoe.

Di akhir sambutannya, ia memberi pesan tegas kepada wisudawan untuk berkontribusi maksimal bagi Indonesia.

BACA JUGA:  Kapolres Abdul Waras Apresiasi Aksi Cepat Gagalkan Tawuran di Depok

“Setelah menyelesaikan studi, berikan kontribusi yang terbaik kalian untuk Indonesia. Keberhasilan generasi penerus untuk menggapai cita–cita adalah kebanggaan orang tua, almamater, dan masyarakat. Perjalanan Indonesia menjadi pemimpin negara dunia membutuhkan tekad yang kuat dan kerja keras yang dibutuhkan dengan gotong royong,” tuntasnya.