DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok memperkuat dukungan terhadap Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Bukti konkret komitmen ini ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Sahid, Senin (29/5/2025).

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Dudi Miraz, menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan mendorong IKM naik kelas melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.

“Kami melakukan obrolan ringan sekaligus mendiskusikan kira-kira pasal-pasal apa saja yang bisa dikerjasamakan, Fakultas mana saja yang bisa membantu IKM naik kelas,” ujarnya.

Menurut Dudi, draft perjanjian kerjasama segera dirampungkan agar program bisa segera direalisasikan, terutama terkait Pengabdian Pada Masyarakat (PPM). Program PPM mencakup pelatihan public speaking, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), hingga konsultasi hukum, yang semuanya bisa diikuti gratis oleh pelaku IKM di bawah binaan Disdagin Depok.

Langkah ini, kata Dudi, menjadi bukti keseriusan Pemkot Depok dalam memberdayakan IKM agar lebih kompetitif dan profesional.

Selain Universitas Sahid, Pemkot Depok juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi lain, termasuk Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Universitas Gunadarma, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Manajemen Bisnis (STIE MBI), untuk memperluas pembinaan bagi para pelaku usaha kecil.

Dudi menambahkan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan IKM, tetapi juga memaksimalkan potensi usaha lokal, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Depok secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Tak Sekadar Seremoni, Supian Suri Tunjukkan Hatinya untuk Anak-anak Disabilitas Depok