DEPOK, INDORAYA TODAY – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, mengungkapkan strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menghadapi pemangkasan anggaran sebesar Rp400 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, langkah efisiensi akan difokuskan tanpa mengganggu pelaksanaan program prioritas Wali Kota Depok.

“Sekitar Rp400 miliar anggaran kita dipangkas. Tentu ini akan berpengaruh ke beberapa sektor, tetapi kita tetap fokus pada kegiatan yang paling prioritas,” ujar Mangnguluang Mansur usai mengikuti rapat finalisasi lanjutan Pembahasan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 bersama Badan Anggaran DPRD Kota Depok dan TAPD, di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Depok, Jumat (7/11/2025).

Ia menegaskan, pemangkasan tersebut tidak berarti Pemkot Depok akan menghentikan program penting yang telah dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sebaliknya, pemerintah akan menyeleksi ulang kegiatan agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.

“Kegiatan prioritas kita cari yang lebih prioritas lagi. Artinya, semua program tetap berjalan, hanya saja pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan fiskal, Sekda optimistis target pembangunan daerah tetap bisa tercapai. Ia menyebut, program Wali Kota Depok bersifat jangka panjang sehingga pelaksanaannya tidak harus seluruhnya diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

“Program Wali Kota itu kan sampai lima tahun. Kalau belum bisa tahun ini, kita lanjutkan di tahun berikutnya. Jadi tetap optimis bisa terlaksana,” ujarnya.

Mangnguluang juga memastikan bahwa program Rintisan Sekolah Gratis (RSSG) tetap menjadi salah satu prioritas utama yang tidak akan terdampak pemangkasan.

“RSSG masuk dalam program prioritas dan tidak akan berpengaruh dengan pemangkasan anggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tahapan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2026 telah rampung. Pemkot Depok kini menyiapkan langkah teknis agar seluruh program yang telah disepakati dapat berjalan efektif.

BACA JUGA:  Arahan Prabowo soal Gentengisasi, Pemkot Depok Kaji Kewajiban Atap Genteng bagi Bangunan Baru

“Pembahasan PPAS sudah selesai. Sekarang kita fokus pada penyusunan langkah teknis agar semua berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.