DEPOK, INDORAYA TODAY – RSUD ASA mulai menyiapkan layanan khusus untuk menangani keluhan nyeri pada pasien, seiring meningkatnya kasus penyakit tidak menular dan cedera pada masyarakat. Langkah ini diperkenalkan melalui kegiatan Bakti Sosial Intervensi Nyeri, bekerja sama dengan Precursor Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 RSUD ASA, yang berlangsung di halaman rumah sakit, baru-baru ini.
“Target pesertanya 70 orang, tapi yang sudah mendaftar sampai 92 orang. Ini menunjukkan antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Sabtu (8/11/2025).
Mary menyatakan, penanganan nyeri kini menjadi perhatian penting di tengah meningkatnya penyakit seperti osteoarthritis, gangguan muskuloskeletal, hingga nyeri akibat cedera olahraga, termasuk pada lansia.
“Kasus nyeri terus bertambah. Nyeri akibat osteoartritis, gangguan muskuloskeletal, atau cedera olahraga perlu mendapatkan intervensi yang tepat,” terangnya.
Ia menekankan, nyeri yang tidak ditangani dengan baik bisa menurunkan kualitas hidup pasien. Keluhan ini berdampak pada produktivitas usia produktif, sementara pada lansia, intervensi yang tepat membantu mereka kembali mandiri.
“Keluhan nyeri bisa menurunkan kinerja dan produktivitas pada usia produktif. Sedangkan pada lansia, intervensi yang tepat dapat membantu mereka kembali mandiri,” jelas Mary.
Terkait pengembangan layanan intervensi nyeri, Mary menjelaskan RSUD ASA tengah menyiapkan dokter dengan pelatihan khusus, yang membutuhkan waktu minimal satu tahun. Untuk sementara, pasien akan mendapatkan penanganan melalui poli fisioterapi rumah sakit.
“Dokter spesialis harus mengikuti pelatihan lanjutan minimal satu tahun. Untuk sementara, pasien yang membutuhkan akan ditindaklanjuti melalui poli fisioterapi RSUD ASA,” tuturnya.
Mary menyambut baik kerja sama dengan Precursor FK Unpad untuk menggelar kegiatan ini secara berkala, dengan harapan program dapat kembali digelar pada HUT RSUD ASA tahun depan.
“Mudah-mudahan tahun depan pada peringatan HUT RSUD ASA berikutnya dapat kembali dilaksanakan,” ucapnya.
Ia menutup dengan harapan RSUD ASA terus berkembang dan menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Depok.
“Semoga RSUD ASA terus memberikan layanan terbaik dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk layanan kesehatan rujukan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan