DEPOK, INDORAYA TODAY – Aksi penghadangan brutal yang diduga dilakukan oleh sekelompok mata elang (metel) atau debt collector kembali terjadi di Kota Depok. Insiden kali ini menimpa sepasang suami istri di Jalan Raya Bogor, Cilodong, meski motor yang mereka kendarai diketahui dibeli secara tunai.

Dalam video yang beredar di media sosial, terdengar sang istri menjerit histeris ketika suaminya dihentikan oleh beberapa orang tak dikenal di tengah jalan. Sementara sejumlah warga sekitar tampak berusaha menenangkan pasangan tersebut agar situasi tidak semakin ricuh.

Peristiwa ini viral usai diunggah oleh akun Instagram @depokupdateco, Minggu (9/11/2025). “Motor gw beli cash, motor gw beli cash diberhentikan leasing,” ujar pria yang merekam video tersebut dengan nada marah dan kecewa.

Unggahan itu langsung menyedot perhatian publik Depok. Banyak warganet mengecam keras tindakan para pelaku yang diduga debt collector tersebut. Mereka menilai aksi semacam itu tidak berperikemanusiaan, apalagi terjadi di ruang publik dengan korban perempuan yang sampai histeris.

Masyarakat mendesak pihak kepolisian segera turun tangan untuk menindak para pelaku yang kerap berkeliaran dan menghadang pengendara tanpa dasar hukum yang jelas.

“Warga berharap aparat bisa segera menindak tegas aksi-aksi seperti ini agar tidak terulang,” tulis akun @depokupdateco dalam unggahannya.

Kasus penghadangan oleh kelompok yang diduga debt collector di Depok bukan kali ini saja terjadi. Warga pun semakin geram karena aksi semacam ini terus berulang, seolah tidak ada efek jera bagi para pelaku yang kerap menebar teror di jalanan.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Gerak Cepat Respons Dugaan Limbah Pasar Cemari Situ Gadog