DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengungkap fakta mengejutkan terkait program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang kini menjadi sorotan publik. Program yang digagas Wali Kota Depok Supian Suri itu ternyata menjadi satu-satunya di Jawa Barat, dan kini menunjukkan dampak fantastis terhadap pemerataan pendidikan.
Kabid SMP Disdik Kota Depok, Muhammad Yusuf, menyebut RSSG merupakan program kejutan sekaligus solusi atas beragam persoalan PPDB dan tekanan publik yang selama ini membebani sekolah negeri. “Terus terang kami terkejut, tahu-tahu jadi aja. Tapi ini program solutif yang langsung kami eksekusi,” ujarnya saat diskusi publik Indoraya Today Institute edisi ke-3, Rabu (19/11/2025).
Yusuf menegaskan bahwa komitmen Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah untuk meniadakan praktik titip-menitip dalam SPMB atau PPDB menjadi kekuatan utama Disdik dalam bekerja. “Ketika pimpinan kuat, kita pun melaksanakan dengan sesungguhnya. Alhamdulillah SPMB kemarin tidak ada titipan. Semuanya by sistem,” ucapnya.
RSSG kini menjadi jalan keluar minat masyarakat yang masih sangat tinggi pada sekolah negeri. Hingga saat ini, sudah ada 49 sekolah swasta yang bergabung dengan total 2.470 siswa yang menikmati sekolah gratis. “Ada sekolah bagus tapi siswanya cuma 3-12 orang. Begitu gabung, langsung penuh dua kelas. Ini bukti nyata,” kata Yusuf.
Disdik juga menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk melakukan pendampingan manajerial dan peningkatan kualitas guru di sekolah-sekolah RSSG. Yusuf menegaskan kualitas tetap menjadi prioritas. “UNJ rutin datang memastikan kualitas sekolah tetap terjaga. Standarnya kami pastikan setara (dengan sekolah negeri),” jelasnya.
Lebih jauh, RSSG Depok kini menjadi best practice tingkat provinsi. Saat Disdik Depok memaparkan program ini di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, seluruh daerah disebut memberikan apresiasi. “Depok baru satu-satunya di Jawa Barat. Mereka salut dengan apa yang sudah dilakukan,” tegas Yusuf.
Pemkot Depok juga menyiapkan skema pengembangan agar sekolah RSSG mendapatkan tambahan fasilitas dan perbaikan sarana prasarana. Yusuf menambahkan, Wali Kota menegaskan tidak boleh ada satu pun anak Depok yang tidak bersekolah hanya karena biaya. “Itu amanah langsung dari Pak Wali. Jangan sampai ada anak Depok yang tidak sekolah,” katanya.
Diskusi publik ini turut dihadiri Sekretaris Komisi D DPRD Depok Siswanto, Wakil Ketua Komisi D Igun Sumarno, Kabid SMP Disdik Depok M Yusuf, serta praktisi pendidikan Rifky Pratama.

Tinggalkan Balasan