DEPOK, INDORAYA TODAY – Tiga belas aparatur sipil negara (ASN) yang merupakan pejabat struktural di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ASA Kota Depok diduga melakukan perjalanan ke luar negeri pada hari kerja tanpa surat tugas resmi.

Keberadaan tiga belas pejabat RSUD ASA di luar negeri itu terungkap berdasarkan penemuan dokumen manifes penerbangan pesawat QG-522 rute Jakarta-Singapura pada Kamis (20/11) lalu.

Manifest tersebut mencantumkan tiga belas nama, termasuk Direktur RSUD ASA. Rombongan tersebut tercatat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB dan tiba di Changi Airport, Singapura, pukul 09.10 waktu setempat.

Tiga belas nama yang tertera dalam manifest penerbangan, dengan inisial M.R.Z, E.E, D.E, R.Y.E, Y.D, D.H, K.Z, T.W, A.Y, D.E, I.N.F, L.H, dan W, merujuk pada jajaran pejabat struktural penting di RSUD ASA.

Posisi jabatan yang dipegang oleh para ASN tersebut adalah:

1. Direktur (E.E.)

2. Kepala Bidang Pelayanan

3. Kepala Bidang Penunjang

4. Kepala Sub Bagian Umum

5. Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan

6. Kepala Seksi (Kasie) Penunjang Non Medis

7. Kepala Seksi (Kasie) Penunjang Medis

8. Kepala Seksi (Kasie) Pelayanan Medis

9. Kepala Subbag Keuangan dan Aset

10. Kepala Subbag Umum dan Kepegawaian

11. Kepala Seksie (Kasie) Pelayanan Non Medis

12. Kepala Bagian Tata Usaha

13. Kepala Seksi (Kasie) Keperawatan Khusus

Sumber yang mengetahui perjalanan ini mengonfirmasi bahwa seluruh nama tersebut adalah pejabat internal RSUD ASA.

“Seluruhnya terdaftar sebagai penumpang dewasa dengan kategori ‘Adult N’,” kata sumber yang mengetahui perjalanan mereka, Sabtu (22/11).

Berdasarkan dokumen pemesanan tiket pulang-pergi, agenda perjalanan awal rombongan ini direncanakan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 20 hingga 23 November 2025.

BACA JUGA:  Lulusan STPDN dan Unpad Ini Masuk Bursa Sekda Depok, Track Record-nya Tak Main-Main

Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa rombongan hanya menghabiskan satu hari di Singapura. Pada malam harinya, mereka dilaporkan bergerak menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dan mempercepat kepulangan.

Perubahan agenda ini diduga terkait dengan tersebarnya informasi perjalanan mereka di media sosial.

“Jadwal awal mereka pulang Minggu. Tapi karena bocor, mereka geser pulang lebih cepat,” ujar seorang sumber yang mengetahui keberangkatan dan kepulangan mereka.

Rombongan diketahui pulang menggunakan pesawat Batik Air Malaysia OD0380, yang lepas landas dari Kuala Lumpur pukul 06.50 dan mendarat di Jakarta pukul 07.55 WIB, sehari setelah keberangkatan. Mereka masuk melalui Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta.

Keberangkatan ke luar negeri yang dilakukan pada hari Kamis, yang merupakan hari kerja, menjadi sorotan. Sebagai pejabat publik, para ASN tersebut wajib berada di tempat tugas, kecuali dalam status dinas yang jelas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD ASA belum memberikan keterangan resmi terkait perjalanan tersebut, meski Indoraya Today telah melakukan konfirmasi. (Sol**)