DEPOK, INDORAYA TODAY – Tugas seorang petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) identik dengan api, bencana, dan nyawa manusia. Namun, Jumat (21/11/2025), sebuah panggilan darurat di Kota Depok membuktikan bahwa seragam biru atau aranye tersebut juga menyimpan hati nurani yang besar, bahkan untuk makhluk kecil yang tak berdaya.

Hari itu, suasana di Mako Kembang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mendadak tegang. Bukan karena kobaran api, melainkan laporan menyentuh tentang seekor induk kucing hamil yang terjebak di dalam rumah kosong.

“Kami menerima laporan dari warga yang sangat khawatir. Kucing tersebut, menurut pelapor, sudah menunjukkan tanda-tanda ingin melahirkan. Petugas langsung bergegas melakukan peesiapan,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan DPKP Kota Depok, Tesy Haryati, saat dikonfirmasi, Sabtu (22/11/2025).

Lokasi penyelamatan berada di Kp. Bendungan RT. 08 RW. 01, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Tanpa ragu, tim penyelamat segera meluncur ke lokasi.

Setibanya di sana, petugas mendapati induk kucing tersebut benar-benar terkurung dan terlihat cemas. Berpacu dengan waktu sebelum proses persalinan terjadi di tempat yang tidak aman, petugas Damkar menjalankan aksinya dengan penuh kehati-hatian.

“Petugas kami melakukan evakuasi dengan standar operasional,” jelas Tesy Haryati.

Dengan perlahan namun pasti, petugas berhasil mengevakuasi induk kucing hamil dari rumah kosong tersebut. Setelah berhasil diselamatkan, kucing tersebut segera diserahkan kembali kepada pelapor, seorang warga yang peduli dan berniat memberikan tempat yang aman bagi proses persalinan sang induk.

Tesy Haryati menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bahwa tugas Damkar Depok tidak hanya memadamkan api, tetapi juga tentang aksi kemanusiaan dan penyelamatan segala jenis kehidupan.

BACA JUGA:  Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa Rendam Perumahan Taman Duta Depok

“Filosofi kami adalah penyelamatan. Mau itu manusia, hewan peliharaan, bahkan hewan liar yang terperangkap, kami akan selalu hadir,” pungkas Tesy.

Aksi heroik yang sarat kelembutan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat, membuktikan bahwa ketulusan dan kepedulian bisa datang dari mana saja, termasuk dari petugas yang sehari-hari menghadapi bahaya.