DEPOK, INDORAYA TODAY – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Bogor, tepat di depan gedung bekas Ramayana, kembali menjadi keluhan warga. Selama berhari-hari, ruas yang dikenal padat itu dibiarkan gelap total. Pengendara terpaksa melaju dengan waswas, terutama ketika malam hari.
Pantauan Indoraya, Kamis (4/12/2025) pukul 20.28 WIB, menunjukkan kondisi jalan gelap gulita tanpa sebatang pun lampu menyala. Cahaya yang tersisa hanya berasal dari warung pinggir jalan dan lampu kendaraan. Ruas utama Depok itu menjelma titik rawan kecelakaan.
Fungsi PJU sebagai penjamin keselamatan publik seperti hilang ditelan gelap. Sejumlah pengendara mengungkapkan kekhawatiran mereka.
“Untung masih ada lampu warung. Kalau engga udah pasti gelap total,” kata Dodi (26) warga Cisalak.
Ia berharap pemerintah tak lagi abai. Minimnya penerangan, kata Dodi, membuat jarak pandang terbatas dan menyebabkan situasi menjadi fatal bagi pengendara motor dan mobil.
Muhsin (22), mahasiswa yang saban hari melewati jalan itu, punya pengalaman serupa. Ia menyaksikan langsung sebuah mobil menabrak pohon akibat kondisi jalan yang gelap. “Waktu itu suasananya gelap. Kalau engga ada lampu motor, penerangannya hampir nggak ada,” ujarnya.
Selain kecelakaan, warga juga khawatir ancaman lain ikut mengintai mulai dari begal hingga hewan liar yang melintas tanpa terlihat.
Kondisi ini memantik sorotan warga Depok. Mereka mendesak pemerintah segera turun tangan. Pemeliharaan PJU tak seharusnya menunggu korban jatuh. Gelap tak boleh menjadi norma baru di jalan utama kota.


Tinggalkan Balasan