DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, mendorong para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk naik kelas melalui Dekranasda Expo 2025. Acara yang digelar di Depok Open Space II, Balai Kota Depok, pada Minggu (7/12/2025) diikuti oleh puluhan IKM binaan Disdagin Depok.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagin Depok, Dudi Miraz, menyampaikan, bahwa kegiatan ini selaras dengan visi-misi Kota Depok dalam memajukan sektor industri kreatif.

“Sesuai dengan visi dan misi Kota Depok, jualan sama-sama IKM naik kelas,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, Dekranasda Expo merupakan pameran yang diselenggarakan oleh Dekranasda Kota Depok berkolaborasi dengan Disdagin. Ajang ini melibatkan para pelaku usaha, mulai dari UMKM, UKM, hingga industri kreatif lokal.

Dudi juga mendorong agar Dekranasda Expo tidak berhenti pada tahun ini, tetapi dapat menjadi agenda tahunan.

“Harapan kami, kegiatan ini semoga saja bisa menjadi agenda tahunan. Sepakat ya! Semoga menjadi agenda kegiatan tahunan seperti di Jember Festival,” ucapnya.

Dalam pameran tahun ini, Dekranasda Expo menampilkan ragam produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, hingga inovasi karya kreatif masyarakat.

Menurut Dudi, agenda ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk fesyen dan kerajinan Kota Depok. “Tujuan kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting dalam upaya memperkuat daya saing produk fashion dan kerajinan Kota Depok,” tegasnya.

Beragam karya dari para pelaku IKM Kota Depok dipamerkan sejak pagi hingga siang hari. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan oleh fashion show hingga penampilan desainer lokal. Puncak acara akan diisi dengan penyerahan sertifikat kurasi dan pembagian hadiah bagi para peserta terpilih.

BACA JUGA:  TNI, DPUPR, dan Warga Depok Kerja Bakti Bersihkan Kali di Pancoran Mas

Lebih jauh, Dudi memaparkan hasil proses kurasi yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025. Dari total 228 IKM, sebanyak 9 IKM masuk kategori utama, 87 IKM kategori madya, dan 138 IKM kategori muda.

Langkah ini mempertegas komitmen Pemkot Depok dalam mendorong kreativitas dan inovasi UMKM lokal, agar semakin dikenal dan diterima pasar yang lebih luas.