DEPOK, INDORAYA TODAY – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mulai melakukan langkah awal persiapan Pemilu 2029 dengan memperbarui data partai politik. Upaya ini dilakukan melalui program KPU Menyapa, yakni kunjungan langsung ke kantor partai politik guna memastikan keakuratan data kepengurusan dan alamat terkini.

Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin mengatakan, pemutakhiran data parpol menjadi kebutuhan penting pasca Pemilu 2024. Sebab, banyak partai politik mengalami perubahan kepengurusan, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

“Pasca pemilu biasanya terjadi dinamika di internal partai, mulai dari pergantian ketua hingga perpindahan kantor. Itu yang kami pastikan agar seluruh data tetap mutakhir,” kata Willi saat melakukan pemutakhiran data di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Depok di kawasan Grand Depok City (GDC), Senin (22/12/2025) malam.

Menurut Willi, perubahan data tersebut wajib diperbarui melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). KPU memberi batas waktu hingga 26 Desember 2025 bagi partai politik untuk melakukan pembaruan data.

Ia menjelaskan, kegiatan pemutakhiran data parpol akan dilakukan secara berkelanjutan setiap semester. Kunjungan kali ini merupakan semester kedua tahun 2025, dan akan kembali dilakukan pada Juni 2026.

“Pemutakhiran juga akan kembali dilakukan pada Desember 2026 hingga mendekati tahapan Pemilu 2029. Ini bagian dari kesiapan jangka panjang,” ujar Willi.

Willi menegaskan, KPU Kota Depok akan mengikuti seluruh kebijakan dan keputusan yang dihasilkan oleh Komisi II DPR RI, termasuk kemungkinan adanya penambahan jumlah kursi DPRD atau perubahan regulasi kepemiluan lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, KPU Kota Depok turut didampingi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok. Ketua Bawaslu Kota Depok Fathul Arif mengapresiasi kesiapan dan keterbukaan DPC Partai Gerindra dalam menerima kunjungan penyelenggara pemilu.

BACA JUGA:  Politisi Gerindra Desak Pemerintah Tindak Tegas Ormas Pengganggu Investasi

“Kami mengapresiasi sambutan dan kesiapan Partai Gerindra Kota Depok dalam proses pemutakhiran data awal ini,” ujar Fathul.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok Pradi Supriatna menyebut, hingga saat ini struktur kepengurusan partainya masih tetap dan tidak mengalami perubahan.

“Alhamdulillah, sejauh ini struktur DPC dan PAC Gerindra Depok masih sama, tidak ada perubahan. Semua sudah disiapkan oleh sekretaris,” kata Pradi.

Pradi menilai langkah KPU dan Bawaslu melakukan verifikasi awal sebagai sinyal positif keseriusan penyelenggara pemilu dalam menyiapkan pesta demokrasi berikutnya sejak dini.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok Hamzah menambahkan, verifikasi berkala oleh KPU dan Bawaslu akan membantu menjaga tertib administrasi partai politik.

Ia juga mengungkapkan adanya aspirasi dari KPU dan Bawaslu terkait kebutuhan sekretariat permanen. Menurut Hamzah, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Selama puluhan tahun KPU dan Bawaslu masih menyewa kantor. Sebagai penyelenggara pemilu, tentu sudah selayaknya mereka memiliki sekretariat sendiri. Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pemerintah,” ujar Hamzah.