INDORAYATODAY.COM, BOGOR – Stasiun Bogor mengajukan rencana perpanjangan jalur kereta untuk mendukung operasional KRL 12 gerbong mulai 2026. Rencana ini dinilai krusial untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang di salah satu stasiun dengan tingkat kepadatan tertinggi di lintas Bogor.
Kepala Stasiun Bogor, Mardino, mengatakan usulan perpanjangan jalur telah disampaikan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penambahan panjang jalur direncanakan mencakup tiga lintasan, yakni jalur enam, tujuh, dan delapan.
“Insya Allah pada 2026 akan ada penambahan panjang tiga jalur, yakni jalur enam, tujuh, dan jalur delapan,” ujar Mardino kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).
Saat ini, hanya empat jalur di Stasiun Bogor yang mampu melayani KRL dengan rangkaian 12 gerbong, yakni jalur dua, tiga, empat, dan lima. Sementara jalur lainnya belum memiliki panjang yang memadai untuk menampung rangkaian kereta tersebut.
“Yang bisa parkir KRL 12 gerbong hanya jalur dua sampai lima. Jalur lainnya belum memungkinkan karena panjangnya belum ideal, sehingga kami usulkan perpanjangan jalur,” kata Mardino.
Menurut Mardino, penambahan jalur yang mampu melayani KRL 12 gerbong akan berdampak langsung pada efektivitas pengangkutan penumpang. Dengan kapasitas rangkaian yang lebih besar, antrean penumpang di peron maupun waktu tunggu kereta diharapkan dapat berkurang.
“Pengangkutan penumpang secara volume bisa lebih optimal,” ujarnya.
Kehadiran lebih banyak KRL 12 gerbong juga menjadi harapan pengguna Bogor Line, mengingat tingginya mobilitas penumpang yang bergantung pada Stasiun Bogor sebagai stasiun akhir dan titik transit penting.
Berdasarkan data PT KAI, sepanjang Januari hingga November 2025, jumlah pengguna KRL Bogor Line mencapai 141.125.256 penumpang. Sementara itu, transaksi gate in dan gate out di Stasiun Bogor tercatat sebagai yang tertinggi, dengan total 33.081.659 transaksi selama periode yang sama.
Tingginya angka tersebut mempertegas kebutuhan peningkatan kapasitas prasarana stasiun untuk mengimbangi lonjakan penumpang harian.
Rencana perpanjangan jalur di Stasiun Bogor menjadi bagian dari upaya jangka menengah untuk meningkatkan layanan KRL Bogor Line. Jika terealisasi pada 2026, kebijakan ini diharapkan dapat memperbaiki kenyamanan penumpang, mengurangi kepadatan, serta meningkatkan efisiensi operasional kereta rel listrik di wilayah Bogor dan sekitarnya. ***

Tinggalkan Balasan