INDORAYATODAY.COM – Teka-teki mengenai sosok nakhoda baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mulai menemui titik terang. John Herdman, pelatih berkebangsaan Inggris yang sukses membawa Kanada ke putaran final Piala Dunia 2022, dikabarkan hanya tinggal menunggu waktu untuk diresmikan oleh PSSI sebagai pelatih baru skuad Garuda.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, mengungkapkan bahwa PSSI telah menyiapkan draf kontrak khusus untuk mantan pelatih Toronto FC tersebut. Berbeda dengan durasi tetap pada umumnya, PSSI dikabarkan menawarkan skema kontrak “2+2”.
Dalam skema ini, pelatih berusia 50 tahun tersebut akan mendapatkan kontrak kerja awal selama dua tahun (2026–2027). Keberlanjutan masa jabatannya sangat bergantung pada performa dan pencapaian target yang ditetapkan federasi di fase pertama tersebut.
“Kontrak awal berjalan hingga 2027, bertepatan dengan berakhirnya masa kepengurusan PSSI saat ini. Di sana, kinerja Herdman akan dievaluasi secara total sebelum opsi perpanjangan dua tahun berikutnya hingga 2030 diaktifkan,” ujar Bung Ropan melalui kanal YouTube pribadinya, Kamis (25/12/2025).
Skema 2+2 ini dinilai sebagai langkah strategis PSSI untuk memastikan kesinambungan program tim nasional tanpa meninggalkan beban kontrak bagi kepengurusan berikutnya. Masa evaluasi pada 2027 menjadi titik krusial apakah proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030 akan tetap dilanjutkan di bawah arahan Herdman.
John Herdman dipandang sebagai figur yang tepat karena rekam jejaknya yang teruji dalam membangun fondasi timnas di negara berkembang sepak bola hingga mampu bersaing di level dunia. Pengalaman tersebut diharapkan mampu ditransformasikan ke dalam kultur sepak bola Indonesia yang tengah dalam tren positif.
Sejauh ini, pihak PSSI belum memberikan pengumuman resmi terkait nilai kontrak maupun target spesifik yang dibebankan kepada Herdman. Namun, kehadiran pelatih asal Britania Raya ini diyakini akan membawa warna baru bagi skema taktis tim Merah Putih di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan