INDORAYATODAY.COM – Sebagai bagian dari strategi pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025, kepolisian telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalur utama Puncak, petugas telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus.

Masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah Bandung menuju Bogor atau Jakarta disarankan untuk mempertimbangkan jalur alternatif via Jonggol atau Sukabumi.

Langkah ini sangat dianjurkan apabila terjadi kepadatan signifikan di kawasan Puncak, terutama bagi pengendara yang tidak memiliki tujuan wisata di area tersebut.

Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025

Pemerintah dan aparat keamanan menaruh perhatian serius pada kelancaran mobilitas di salah satu kawasan wisata terpadat di Jawa Barat ini.

Operasi Lilin Lodaya 2025 yang berlangsung hingga 2 Januari 2026 melibatkan sedikitnya 1.300 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Cianjur, serta relawan.

Sebanyak 13 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, dan satu pos terpadu telah disiagakan di berbagai titik strategis.

Kehadiran personel gabungan ini diharapkan mampu memberikan respon cepat terhadap potensi gangguan keamanan maupun bantuan darurat bagi wisatawan di tengah ancaman cuaca ekstrem.

BACA JUGA:  Padat Sejak Pagi, Jalur Puncak Bogor Diberlakukan One Way