INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Seorang pramugari yang aktif membagikan edukasi dunia penerbangan di media sosial mengungkap sejumlah fakta di balik aktivitas pilot dan kru kokpit. Pengalaman panjang di industri aviasi membuatnya mengetahui berbagai prosedur yang jarang diketahui penumpang.
Pramugari tersebut adalah Barbara Bacilieri, yang dikenal melalui akun media sosial Barbie Bac. Dengan pengalaman bertahun-tahun di dunia penerbangan, Barbara kerap membagikan pengetahuan mengenai prosedur keselamatan dan kebiasaan kru pesawat.
Salah satu fakta yang diungkap Barbara adalah alasan pilot dan kopilot selalu mendapatkan menu makanan yang berbeda selama penerbangan. Menurut dia, kebijakan tersebut diterapkan untuk meminimalkan risiko keracunan makanan secara bersamaan.
“Tahukah Anda pilot makan makanan yang berbeda? Itu untuk menghindari kemungkinan keracunan makanan bagi salah satu dari mereka. Itulah mengapa kapten dan kopilot memilih pilihan makanan yang berbeda,” ujar Barbara, seperti dilansir Daily Star.
Ia menjelaskan, biasanya kapten pesawat memilih menu lebih dahulu, sementara kopilot akan mengonsumsi menu alternatif. Prosedur tersebut menjadi bagian dari standar keselamatan penerbangan.
Barbara juga menambahkan bahwa pramugari memiliki tanggung jawab memastikan makanan yang dimuat ke dalam pesawat telah sesuai dengan daftar dan pilihan kru sebelum penerbangan dimulai.
“Pramugari harus memverifikasi bahwa makanan dimuat dengan benar di pesawat sebelum memulai penerbangan agar setiap orang mendapatkan pilihannya,” kata Barbara saat berbincang dengan What’s The Jam.
Selain soal makanan, Barbara mengungkap fakta lain terkait kewenangan pilot. Menurut dia, pilot dapat meresmikan pernikahan di dalam pesawat, namun hanya dalam kondisi yang sangat terbatas.
“Meskipun pilot bukan pendeta, mereka bisa meresmikan pernikahan di dalam pesawat. Tapi ini bukan kasus sembarangan,” jelas Barbara.
Ia menerangkan, pernikahan hanya bisa dilakukan dalam situasi darurat ekstrem, misalnya ketika nyawa salah satu penumpang terancam dan pernikahan menjadi permintaan terakhir. Namun, jika pesawat berada dalam kondisi genting, seluruh aktivitas non-esensial harus dihentikan demi keselamatan.
Barbara juga membocorkan aturan unik lain di kokpit, yakni larangan bagi pilot untuk menahan kentut. Menurut dia, hal tersebut berkaitan langsung dengan faktor keselamatan.
“Di ketinggian tinggi, tekanan atmosfer turun dan memperluas volume gas internal. Jika ditahan, ini bisa menimbulkan rasa sakit dan mengganggu konsentrasi pilot,” ujarnya.
Video Barbara yang membahas berbagai fakta tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan mendapat respons positif dari warganet. Banyak penonton mengapresiasi kontennya yang dinilai informatif sekaligus membuka wawasan tentang dunia penerbangan.
Melalui unggahan tersebut, Barbara menegaskan bahwa di balik berbagai hal unik di kokpit, keselamatan penumpang dan kru tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penerbangan. ***

Tinggalkan Balasan