INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan terhadap atlet berprestasi tidak boleh berhenti pada ucapan terima kasih. Menurutnya, negara wajib memberikan apresiasi nyata atas pengorbanan dan perjuangan atlet yang mengharumkan Indonesia di ajang internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, pemerintah memberikan bonus kepada atlet dengan nominal berkisar antara Rp157 juta hingga Rp1 miliar, tergantung capaian prestasi.
Prabowo menekankan bahwa bonus yang diberikan negara tidak dimaknai sebagai upah atas prestasi. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas proses panjang yang dijalani atlet, mulai dari latihan keras, disiplin tinggi, hingga pengorbanan pribadi.
“Jangan hanya terima kasih. Mudah mengucapkan terima kasih, tetapi kita harus benar-benar menghormati dan menghargai jerih payah saudara,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan, pemberian penghargaan dalam bentuk uang dimaksudkan agar atlet memiliki jaminan dan tabungan untuk masa depan mereka, terutama setelah masa aktif sebagai atlet berakhir. Prabowo menilai, menjadi atlet membutuhkan mental dan ketahanan khusus yang tidak dimiliki semua orang.
“Ini bukan upah. Ini penghargaan atas keringat dan jerih payah. Menjadi atlet itu membutuhkan mental yang sangat khusus,” katanya.
Selain menekankan bentuk penghargaan nyata, Prabowo juga berpesan agar para atlet menggunakan bonus yang diterima secara bijak dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa prestasi olahraga harus diiringi dengan kesiapan menghadapi kehidupan jangka panjang.
Dalam konteks kebijakan, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberikan perhatian, perlindungan, dan penghargaan berkelanjutan kepada atlet nasional. Ia berharap apresiasi negara dapat meningkatkan motivasi atlet untuk terus berprestasi di level yang lebih tinggi, termasuk Asian Games dan Olimpiade.
“Indonesia negara besar dan kuat. Saudara-saudara adalah lambang kebangkitan bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.
Penegasan Presiden tersebut mencerminkan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan atlet sebagai aset bangsa yang harus dihargai secara konkret. Penghargaan nyata dinilai penting agar prestasi olahraga tidak hanya menjadi kebanggaan simbolik, tetapi juga memberikan perlindungan dan kepastian masa depan bagi para atlet.

Tinggalkan Balasan