INDORAYATODAY.COM  – Sosok legenda sepak bola nasional, Kurniawan Dwi Yulianto, kini menguat sebagai kandidat utama asisten pelatih lokal untuk mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Nama Kurniawan muncul menggeser spekulasi sebelumnya yang sempat mengarah kepada pelatih Timnas U-20, Nova Arianto.

Kursi staf kepelatihan ini menjadi perhatian publik menjelang perkenalan resmi Herdman oleh PSSI. Federasi dijadwalkan memperkenalkan pelatih asal Inggris tersebut sebagai nakhoda baru Skuad Garuda pada Senin (12/1/2026) pagi melalui konferensi pers di Jakarta.

Penunjukan Herdman diharapkan menjadi titik balik bagi Timnas Indonesia yang sempat mengalami kekosongan kursi pelatih sejak Oktober 2025 pasca-pemutusan kontrak Patrick Kluivert. Kondisi tersebut sebelumnya membuat Skuad Garuda absen pada agenda FIFA Matchday November 2025.

PSSI menaruh harapan besar pada rekam jejak Herdman yang pernah membawa tim nasional putra dan putri tampil di ajang Piala Dunia. Kehadirannya diharapkan mampu memperbaiki peringkat FIFA Indonesia yang saat ini tertahan di posisi 122 dunia, dengan target menembus peringkat 100 besar.

Tugas pertama Herdman adalah menghadapi agenda FIFA Series 2026. Indonesia telah ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah, dengan pertandingan yang direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.

“Sejumlah calon lawan lintas konfederasi mulai dari Oseania, Karibia, hingga Eropa masih menunggu pengumuman resmi dari FIFA,” ujar pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, Sabtu (10/1/2026).

Terkait komposisi staf pelatih, Herdman dikabarkan hanya membawa tiga asisten inti dari luar negeri. Hal ini membuka ruang bagi pelatih lokal untuk terlibat langsung di level senior. Kurniawan Dwi Yulianto dinilai sebagai sosok yang tepat karena memiliki pengalaman melatih di luar negeri.

BACA JUGA:  FIFA Gandeng TikTok untuk Konten Orisinal Piala Dunia 2026

Sementara itu, Nova Arianto dipastikan tetap fokus menangani Timnas Indonesia U-20. PSSI menilai tenaga Nova lebih dibutuhkan untuk menjaga kesinambungan program di kelompok umur tersebut, sehingga kecil kemungkinan dirinya ditarik ke timnas senior dalam waktu dekat.