INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok mencatat total 808.395 transaksi layanan sepanjang 2025. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan sekaligus peningkatan kinerja pelayanan publik di Depok.

Kepala Disdukcapil Kota Depok Nuraeni Widayatti menyampaikan bahwa selama 2025 pihaknya melayani masyarakat selama 250 hari kerja. Dengan total transaksi mencapai 808.395 layanan, rata-rata pelayanan harian berada di angka 3.234 transaksi.

“Jika dirata-ratakan, setiap hari Disdukcapil Kota Depok melayani sekitar 3.234 transaksi layanan. Hal ini menunjukkan pelayanan kependudukan di Kota Depok terus maju dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal,” ujar Nuraeni dalam ketera

Berdasarkan data pelayanan Januari hingga Desember 2025, layanan pencetakan Kartu Keluarga (KK) dan KTP elektronik (KTP-el) masih menjadi layanan yang paling banyak diakses masyarakat. Pencetakan KK tercatat sebanyak 190.506 dokumen, sementara pencetakan KTP-el mencapai 180.186 dokumen.

Selain itu, Disdukcapil Kota Depok juga mencatat perekaman KTP-el sebanyak 35.533 perekaman sepanjang tahun lalu.

“Selain pencetakan, perekaman KTP-el juga mencapai 35.533 perekaman,” kata Nuraeni.

Pada layanan pencatatan sipil, Disdukcapil Kota Depok mencatat pencetakan akta kelahiran sebanyak 37.996 dokumen dan akta kematian sebanyak 16.326 dokumen. Adapun pencetakan akta perkawinan tercatat sebanyak 959 dokumen dan akta cerai sebanyak 115 dokumen, dengan angka pembatalan yang dinilai sangat minim.

Kemajuan layanan juga terlihat pada pengelolaan administrasi perpindahan penduduk. Sepanjang 2025, Disdukcapil Kota Depok menerbitkan 26.323 surat pindah dengan jumlah penduduk pindah mencapai 50.333 jiwa. Sementara itu, surat datang yang diterbitkan sebanyak 31.821 dokumen dengan jumlah penduduk datang mencapai 61.966 jiwa.

Di sisi transformasi digital, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tercatat sebanyak 36.377 aktivasi. Capaian ini menunjukkan meningkatnya pemanfaatan layanan digital oleh masyarakat dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan.

BACA JUGA:  Tingkatkan Layanan Publik dan UMKM, Bupati Bogor Tempatkan Dua Dinas Baru di Vivo Mall

Nuraeni menegaskan, capaian lebih dari 800 ribu layanan dalam satu tahun menjadi indikator bahwa Disdukcapil Kota Depok terus bergerak menuju pelayanan publik yang prima dan akuntabel.

“Dengan capaian lebih dari 800 ribu layanan dalam satu tahun dan ribuan transaksi setiap hari, Disdukcapil Kota Depok terus bergerak maju dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang prima, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tandas Nuraeni. ***