INDORAYATODAY.COM, KALSEL – Momen peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, meninggalkan kesan mendalam bagi Nusyifa, siswi kelas 4 Sekolah Rakyat Dasar 6 Palangkaraya. Di tengah acara kenegaraan itu, ia memberanikan diri menyerahkan sepucuk surat tulisan tangan kepada Prabowo Subianto.

Surat tersebut menjadi simbol rasa syukur seorang anak yang kini dapat mengenyam pendidikan berkat hadirnya Sekolah Rakyat. Dalam surat yang diserahkan langsung kepada Presiden, Nusyifa menuliskan ucapan terima kasih atas upaya pemerintah menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini, sehingga saya dan teman-teman bisa merasakan bangku sekolah,” tulis Nusyifa dalam surat yang dituliskannya.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dirancang sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan dasar yang terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam suratnya, Nusyifa juga menuliskan harapan besar terhadap masa depan dirinya dan teman-temannya. Ia menilai Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan sejak dini.

“Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak,” tutur Nusyifa.

Dengan bahasa sederhana khas anak-anak, Nusyifa bahkan membayangkan peran generasinya di masa depan. Ia berharap kelak para siswa Sekolah Rakyat dapat berkontribusi membangun bangsa.

“Mungkin 10 tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negeri ini. Tunggu kami ya, Bapak,” ucapnya.

Momen tersebut semakin berkesan ketika Presiden Prabowo merespons langsung dengan menyapa dan bersalaman dengan Nusyifa. Interaksi singkat itu meninggalkan kesan mendalam bagi siswi kelas 4 tersebut.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Kembali Gelar Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Besok

Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi menandai perluasan program pendidikan gratis yang kini menjangkau ribuan anak dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan formal.

Bagi Nusyifa, sepucuk surat sederhana itu menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus harapan. Ia berharap Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan memberi kesempatan serupa bagi lebih banyak anak Indonesia untuk menggapai masa depan yang lebih baik melalui pendidikan. ***