INDORAYATODAY.COM  – Wakil Wali Kota (Wawali) Bogor, Jenal Mutaqin, resmi melepas keberangkatan tiga unit truk yang membawa bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatera. Prosesi pelepasan bantuan tersebut dipusatkan di Graha Pena Radar Bogor pada Sabtu (10/1/2026).

Bantuan yang dikirimkan merupakan hasil kolaborasi kolektif antara SalamAid, Radar Bogor, Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN), lembaga publik, serta berbagai komunitas di Kota Bogor. Total bantuan yang disalurkan mencapai 11 ton logistik dengan nilai estimasi mencapai Rp 1,07 miliar.

Dalam arahannya, Wawali Jenal Mutaqin menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar pengiriman materi, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai empati yang harus terus dipupuk. Pengalaman pribadinya saat meninjau langsung lokasi bencana bersama jajaran BPBD memberikan sudut pandang mendalam mengenai urgensi bantuan tersebut.

“Berbicara tentang bantuan ke lokasi bencana, tidak ada kata lain selain empati. Saya yang sempat hadir di sana merasakan betul ini adalah pembelajaran hidup. Masyarakat di sana betul-betul diuji, namun tetap bertahan. Saya bersyukur warga Bogor memiliki kepedulian yang sangat tinggi,” ujar Jenal Mutaqin sebelum melepas iring-iringan truk bantuan.

Senapas dengan semangat filantropi, bantuan yang dikirimkan pada kloter kedua ini tidak hanya menyasar kebutuhan fisik, tetapi juga aspek spiritual dan pendidikan. Ketua Umum JSAN, Husnan Salam, merinci bantuan tersebut mencakup 1,8 ton bahan pangan, 12.353 porsi makanan siap saji, hingga ribuan paket sandang dan perlengkapan tidur.

Tak hanya itu, bantuan juga menyasar aspek religius dan edukasi melalui penyaluran 833 mushaf Al-Qur’an, 329 kg alat ibadah, serta 1.867 paket sekolah dan tenda sekolah darurat. Untuk kelompok rentan, tersedia pula 353 kg makanan bayi serta ratusan paket sanitasi.

BACA JUGA:  PT Tirta Asasta Depok Sumbang Perahu Karet untuk FAJI, Dukung Atlet Arung Jeram di Porprov Jabar 2025

“Fokus bantuan kali ini adalah proses pemulihan (recovery). Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana dapat kembali beraktivitas, baik dalam hal pendidikan maupun ibadah,” ungkap Husnan.

Direktur Radar Bogor, Nihrawati, mengapresiasi kedermawanan warga Bogor yang tetap istiqomah membantu sesama meski terpaut jarak geografis yang jauh. Menurutnya, kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa warga Bogor selalu hadir saat saudara sebangsa tertimpa musibah.

Senada dengan hal itu, Jenal Mutaqin kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor akan selalu membuka pintu bagi pihak manapun yang ingin menginisiasi gerakan sosial. “Saya siap memfasilitasi siapa pun yang ingin peduli,” pungkasnya.

Pelepasan bantuan kemanusiaan ini turut disaksikan oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Bogor, sebagai bentuk dukungan institusional terhadap aksi solidaritas warga.