INDORAYATODAY.COM, KALSEL – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan proyek Fasilitas Terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan, Senin (12/1/2026). Di balik agenda strategis nasional tersebut, tersimpan rasa bangga, harapan, dan semangat para pekerja Pertamina yang menyaksikan langsung komitmen negara terhadap kemandirian energi.

Proyek RDMP Pertamina Balikpapan merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia. Kehadiran Presiden Prabowo dalam peresmian megaproyek ini dipandang sebagai dorongan moral sekaligus penegasan arah strategis bagi seluruh insan PT Pertamina.

Bagi para pekerja di lapangan, momen tersebut tidak sekadar seremoni. Rizki Yanti, karyawan Communication and Stakeholder Relations PT Kilang Pertamina Balikpapan, mengaku merasakan kebanggaan tersendiri dapat bertemu langsung dengan Presiden.

“Perasaan saya hari ini, bertemu dengan Pak Prabowo sangat-sangat senang sekali, karena saya sudah menunggu kedatangan Pak Prabowo sejak kunjungan sebelumnya,” ujar Rizki Yanti, yang akrab disapa Kiki, usai peresmian.

Ia menuturkan, rencana kunjungan Presiden ke Balikpapan sebenarnya telah disampaikan sejak 2025, namun baru benar-benar terwujud tahun ini. Bagi Kiki, penantian itu terbayar lunas dengan kesempatan mendengar langsung pidato Presiden.

Kiki menilai pidato Prabowo memberikan inspirasi mendalam bagi perwira muda Pertamina, terutama dalam memahami visi besar swasembada dan kemandirian energi nasional.

“Terima kasih banyak Bapak Prabowo atas pidato yang disampaikan. Sangat menginspirasi kami sebagai perwira muda Pertamina dan memberi pemahaman yang luas tentang swasembada energi di Indonesia, sehingga kami semakin semangat dalam pemberdayaan energi nasional,” ungkapnya.

Pandangan serupa disampaikan Ibnu Choirul Fajar, rekan Kiki di Communication and Stakeholder Relations PT Kilang Pertamina Balikpapan. Ia menilai kehadiran Presiden menjadi simbol kuat komitmen negara dalam membangun kedaulatan energi.

BACA JUGA:  Prabowo Ungkap Inspirasi Temasek di Balik Pembentukan Danantara

“Alhamdulillah kami bangga Bapak Presiden hari ini berkenan hadir di acara peresmian fasilitas terintegrasi RDMP Balikpapan,” kata Ibnu.

Menurutnya, peresmian RDMP Balikpapan bukan sekadar agenda formal, melainkan penegasan arah besar bangsa untuk berdiri di atas kemampuan sendiri dalam memenuhi kebutuhan energi.

Ibnu menambahkan, peningkatan kapasitas pengolahan kilang Balikpapan akan berdampak langsung pada naiknya produksi BBM, non-BBM, serta produk petrokimia. Hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Dengan adanya RDMP Balikpapan, kapasitas pengolahan meningkat. Produksi BBM, non-BBM, dan petrokimia akan bertambah. Ini menjadi bekal kita untuk menunjang ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Ibnu menyampaikan harapan agar semangat kemandirian energi terus terwujud di bawah kepemimpinan Presiden.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah hadir. Semoga sehat selalu. Jadikan Indonesia bisa berpijak di kaki kita sendiri,” pungkasnya. ***