INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen untuk menuntaskan persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Mayor Oking, Kecamatan Cibinong, Jawa Barat. Langkah utama yang akan diambil oleh otoritas setempat adalah melakukan normalisasi saluran air dan sungai di sekitar wilayah terdampak.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa dari 15 Rukun Warga (RW) yang ada di Kelurahan Ciriung, terdapat tiga RW yang hingga kini masih menjadi titik rawan banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Menurutnya, penanganan di wilayah tersebut memerlukan perhatian khusus, terutama terkait pembenahan infrastruktur pengairan.
“Kita lakukan normalisasi saluran air. Ada pula aspirasi masyarakat yang meminta normalisasi sungai, yang mana sebenarnya kewenangannya ada di Sumber Daya Air (SDA). Namun, kami Pemerintah Kabupaten Bogor akan tetap mengambil langkah-langkah strategis,” ujar Rudy saat memberikan keterangan kepada wartawan, dikutip Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan tinjauan di lapangan, Rudy menyebut terdapat dua RW yang secara khusus menyampaikan keluhannya kepada Pemkab Bogor. Persoalan utama dipicu oleh keberadaan aliran sungai besar di sekitar pemukiman warga serta banyaknya penyumbatan pada drainase lingkungan.
Rudy menegaskan bahwa proses normalisasi tidak hanya akan menyentuh infrastruktur utama, tetapi juga melibatkan pembenahan saluran air di tingkat rumah tangga. “Kita akan lakukan normalisasi saluran air dari beberapa lingkungan RT yang ada karena terdapat beberapa penyumbatan. Selain itu, perlu juga pembenahan pada saluran air yang dimiliki oleh masyarakat sendiri,” ucapnya menambahkan.
Selain penanganan di kawasan Cibinong, Pemkab Bogor juga menaruh perhatian pada normalisasi situ-situ di wilayah Kabupaten Bogor yang dahulu berfungsi sebagai penunjang irigasi pertanian. Rudy menyoroti fenomena alih fungsi lahan sawah menjadi area perumahan sebagai salah satu faktor yang memengaruhi sistem tata air saat ini.
Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, Pemkab Bogor berkomitmen memperkuat kesiapan infrastruktur alat berat guna mendukung program normalisasi sungai dan situ secara berkelanjutan.
“Hari ini fokus kita bukan hanya normalisasi situ. Komitmen kami adalah mempersiapkan infrastruktur alat untuk melakukan normalisasi situ dan sungai sebagai upaya mitigasi banjir di masa mendatang,” pungkas Rudy.


Tinggalkan Balasan