DEPOK, INDORAYA TODAY – Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan duka cita mendalam atas musibah longsor yang terjadi di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang menelan korban jiwa dan menyebabkan puluhan warga dilaporkan masih dalam pencarian.

Supian Suri mengaku prihatin atas bencana tersebut, terlebih berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, sedikitnya sembilan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sekitar 80 orang lainnya belum berhasil ditemukan hingga Minggu malam.

“Pemerintah Kota Depok ikut berduka dan sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Cisarua. Kita semua berharap proses pencarian berjalan lancar dan korban yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi,” ujar Supian Suri.

Ia pun berharap, warga yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara bagi para korban yang meninggal dunia, Supian mendoakan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Untuk yang wafat, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Supian Suri saat menghadiri acara Wisuda Tahfidz dan Kitab Santri Pondok Pesantren Dar el Fikr di Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Minggu (25/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Supian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan para korban bencana alam, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Ia menegaskan, doa dan solidaritas menjadi bagian penting dalam menghadapi musibah, selain dukungan nyata kepada aparat dan relawan yang tengah berjibaku melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi longsor.

“Semoga daerah kita semua, termasuk Kota Depok, senantiasa dijauhkan dari bencana yang tidak kita inginkan, dan kita diberikan kekuatan untuk saling membantu saat musibah terjadi,” tutup Supian Suri.

BACA JUGA:  Gunawan Sumarsono Resmi Jabat Kajari Depok, Gantikan Silvia Desty Rosalina