INDORAYATODAY.COM, KABUPATEN BOGOR – Kabupaten Bogor akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Senin (2/2/2026). Masyarakat diimbau mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan, Rakornas tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 4.473 peserta dari unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Jumlah peserta yang besar dinilai berpotensi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju kawasan Sentul dan sekitarnya.

“Sekitar 4.473 peserta akan hadir, sehingga tentu berpotensi menambah kepadatan lalu lintas di beberapa titik,” ujar Bima Arya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan aparat terkait telah menyiapkan langkah-langkah pengaturan lalu lintas selama Rakornas berlangsung.

Menurut Bima Arya, koordinasi lintas instansi telah dilakukan guna meminimalkan dampak kemacetan, terutama di jalur-jalur utama menuju lokasi kegiatan.

“Kementerian Dalam Negeri telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor untuk memastikan pengaturan lalu lintas agar meminimalisir terjadinya kemacetan,” katanya.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan didukung personel gabungan dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan yang disiagakan di sejumlah titik strategis.

“Akan ada penambahan personel, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun Dishub di titik-titik tertentu,” tambah Bima Arya.

Meski berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, Bima Arya mengakui aktivitas masyarakat tetap berpotensi terdampak selama Rakornas berlangsung. Pemerintah pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga dan mengimbau agar masyarakat dapat menyesuaikan waktu serta rute perjalanan.

BACA JUGA:  Wawali Bekasi Tekankan Pentingnya Dialog Kerukunan dalam Merajut Toleransi Antar Umat Beragama

“Kami memohon maaf kepada warga yang mungkin terdampak dan mengajak masyarakat untuk menyesuaikan waktu serta rute perjalanan,” ujarnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 merupakan forum strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya memastikan agenda nasional tersebut tetap berjalan dengan memperhatikan kenyamanan dan mobilitas masyarakat. ***