INDORAYATODAY.COM — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam mewujudkan lingkungan yang tertib dan nyaman mulai membuahkan hasil signifikan. Gerakan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) yang dicanangkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kini terus diperluas secara konsisten dengan menyasar titik-titik krusial di berbagai wilayah.

Melalui pendekatan gotong royong lintas perangkat daerah, Trantibum tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga penataan ruang publik yang menyentuh langsung aktivitas harian masyarakat. Hasil nyata mulai terlihat di sejumlah kawasan strategis seperti Pasar Citeureup, kolong flyover Cileungsi, pertigaan ITC, hingga wilayah Cisarua dan Cibinong.

Salah satu poin krusial dalam gerakan ini adalah penataan kabel fiber optik yang selama ini semrawut. Pemkab Bogor menilai kabel utilitas yang tidak teratur tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berisiko membahayakan keselamatan warga. Penataan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih modern dan aman.

“Trantibum yang kita canangkan harus dijalankan secara konsisten dan merata. Ketertiban, kebersihan, dan kerapihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan hasilnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Bupati Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu (11/2/2026).

Bupati menekankan bahwa Trantibum dirancang sebagai gerakan berkelanjutan (sustainable movement), bukan sekadar aksi seremonial. Visi besarnya adalah membangun budaya tertib dan bersih yang mengakar di tengah masyarakat Kabupaten Bogor.

Wajah wilayah yang kini tampak lebih rapi dan bersih di beberapa titik prioritas diharapkan menjadi standar baru bagi seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor. Pemkab berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan penataan infrastruktur pendukung ini guna mewujudkan lingkungan yang asri dan tertata.

Dengan sinergi antara pemerintah dan peran aktif warga, gerakan Trantibum ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat identitas Kabupaten Bogor sebagai wilayah yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Lewat Hari Disabilitas, Pemkot Depok Pamer Arah Pembangunan Inklusif