INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Indonesia dipercaya menempati posisi Wakil Komandan dalam International Stabilization Force (ISF) sebagai bagian dari inisiatif Board of Peace (BoP) untuk mendukung stabilisasi dan rekonstruksi Palestina, khususnya di Gaza. Penunjukan tersebut dinilai sebagai pengakuan atas kredibilitas Indonesia dalam misi perdamaian internasional.
Pemerhati politik luar negeri Rizal Mallarangeng menyebut kepercayaan tersebut sebagai kehormatan besar bagi Indonesia. Ia menilai posisi Wakil Komandan ISF menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi berada di pinggiran dalam percaturan geopolitik global.
“Ini kehormatan besar, kita diberikan kesempatan menjadi wakil komandan dalam pasukan perdamaian dan rekonstruksi di Palestina,” kata Rizal saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).
Menurut dia, peran tersebut mencerminkan kapasitas Indonesia dalam misi perdamaian dunia sekaligus implementasi politik luar negeri bebas dan aktif sebagaimana diamanatkan konstitusi.
Rizal menilai keterlibatan Indonesia dalam ISF bukan sekadar simbolik, melainkan kerja konkret dalam mendukung stabilisasi dan rekonstruksi wilayah konflik. Ia juga menekankan bahwa posisi tersebut membutuhkan kredibilitas tinggi, termasuk pengalaman dalam operasi penjaga perdamaian internasional.
Selain itu, ia menyebut keikutsertaan Indonesia dalam forum Board of Peace menunjukkan bahwa Indonesia menjadi bagian dari inisiator, bukan sekadar peserta.
“Kita tidak lagi menjadi pemain pinggiran. Kita berada di meja perundingan sebagai peserta aktif,” ujarnya.
Rizal mengajak publik melihat penunjukan tersebut secara optimistis sebagai langkah strategis yang dapat memperkuat peran Indonesia di tingkat global. Menurut dia, partisipasi dalam misi perdamaian di Gaza merupakan bentuk kontribusi nyata Indonesia dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjaga stabilitas internasional.
Ia juga menilai kepercayaan ini dapat memperkuat posisi diplomasi Indonesia dalam isu-isu kemanusiaan dan perdamaian dunia. Keterlibatan aktif dalam misi internasional dinilai sejalan dengan komitmen Indonesia untuk turut serta menciptakan perdamaian global.
Penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF di Gaza menjadi momentum penting bagi peran diplomasi dan kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia. Kepercayaan tersebut dinilai mempertegas posisi Indonesia sebagai aktor aktif dalam stabilisasi kawasan konflik sekaligus implementasi politik luar negeri bebas dan aktif. ***

Tinggalkan Balasan