INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Puasa Ramadhan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah selama satu bulan penuh. Selain sebagai rukun Islam, puasa juga diyakini memiliki keutamaan berbeda pada setiap harinya bagi yang menjalankannya dengan keimanan dan keikhlasan.

Dalam literatur klasik Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari kedelapan Ramadhan memperoleh pahala besar yang digambarkan setara dengan amal 60 ribu ahli ibadah dan 60 ribu orang yang zuhud.

Gambaran tersebut menunjukkan kemuliaan ibadah puasa di bulan Ramadhan sekaligus menjadi motivasi bagi umat Islam untuk menjaga konsistensi ibadah. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan.

Selain puasa, salat tarawih juga memiliki keutamaan tersendiri pada setiap malam Ramadhan. Pada malam kedelapan, disebutkan bahwa pahala orang yang melaksanakan tarawih disamakan dengan pahala yang pernah diberikan kepada Nabi Ibrahim AS.

Tarawih menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena hanya dapat dijalankan pada bulan Ramadhan. Konsistensi dalam melaksanakan tarawih dinilai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas ibadah malam.

Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan, baik wajib maupun sunnah, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak doa dan zikir, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan akhlak.

Setiap amalan yang dilakukan pada bulan Ramadhan diyakini memperoleh pahala berlipat dibandingkan bulan lainnya. Karena itu, menjaga ibadah secara konsisten dari awal hingga akhir Ramadhan menjadi hal yang dianjurkan.

Keutamaan puasa hari kedelapan Ramadhan menjadi pengingat bahwa setiap hari di bulan suci memiliki nilai istimewa. Dengan menjaga konsistensi ibadah dan memperbanyak amal kebaikan, Ramadhan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki diri.

BACA JUGA:  Doa Hari Keenam Puasa Ramadhan 1447 H, Mohon Dijauhkan dari Maksiat dan Murka Allah