INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Memasuki hari ke-11 Ramadhan, umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas ibadah sebagai bagian dari upaya meraih keutamaan yang dijanjikan bagi orang yang berpuasa dengan iman dan keikhlasan.

Dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah karya Syekh Muhammad bin Ali Al-Qumi dijelaskan bahwa setiap hari di bulan Ramadhan memiliki ganjaran berbeda bagi hamba yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah.

Pada hari ke-11 Ramadhan, disebutkan bahwa Allah SWT mencatat pahala seperti empat kali haji dan umrah, yakni setiap haji bersama seorang nabi serta setiap umrah bersama orang yang benar dan syahid.

Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana penyucian jiwa, pengendalian hawa nafsu, serta latihan kesabaran dan keikhlasan.

Hari ke-11 Ramadhan dinilai sebagai momentum memperbaiki niat dan meningkatkan kesungguhan ibadah apabila pada hari-hari sebelumnya masih terdapat kekurangan.

Selain berpuasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah, seperti shalat tahajud, dhuha, dan rawatib. Membaca serta mengkhatamkan Al Quran juga menjadi ibadah yang dianjurkan karena Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al Quran.

Amalan lain yang dianjurkan adalah memperbanyak zikir, istighfar, doa, serta bersedekah kepada sesama, termasuk berbagi makanan berbuka kepada yang membutuhkan.

Puasa juga mengajarkan empati sosial, karena rasa lapar dan haus menjadi pengingat kondisi masyarakat yang kurang beruntung.

Keutamaan puasa hari ke-11 Ramadhan menjadi pengingat untuk menjaga istiqamah hingga akhir bulan. Ramadhan dipandang sebagai momentum pembentukan karakter, peningkatan ketakwaan, serta penguatan kepedulian sosial.

 

BACA JUGA:  Doa Puasa Hari Kedua Ramadhan 1447 H, Mohon Didekatkan pada Ridha Allah