INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Hengky, menekankan pentingnya perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang dalam forum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok. Ia menilai pembangunan infrastruktur harus dirancang berbasis data agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hengky menghadiri forum pembahasan penguatan perencanaan infrastruktur Kota Depok untuk tahun 2027 yang digelar oleh Dinas PUPR. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata.
Menurut Hengky, perencanaan pembangunan harus mengacu pada kebutuhan nyata masyarakat dan selaras dengan dokumen perencanaan daerah seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Infrastruktur bukan sekadar membangun fisik, tetapi memastikan pembangunan berjalan adil, merata, dan tepat sasaran. Perencanaan harus terukur dan menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar Hengky dalam forum tersebut.
Ia menilai perencanaan yang berbasis data akan membantu pemerintah daerah menentukan prioritas pembangunan secara lebih tepat. Dengan demikian, proyek infrastruktur yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Hengky juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur harus memperhatikan aspek pemerataan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Depok.
Sebagai Ketua Komisi C DPRD Kota Depok yang membidangi pembangunan, Hengky juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap setiap proyek infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Menurut dia, pengawasan diperlukan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, baik dari segi mutu pekerjaan, waktu pelaksanaan, maupun sasaran pembangunan.
Ia juga mengingatkan Dinas PUPR Kota Depok untuk memastikan seluruh program pembangunan dijalankan sesuai ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.
Hengky menegaskan bahwa setiap proyek infrastruktur seharusnya didukung dengan kajian yang matang sebelum dilaksanakan. Beberapa di antaranya adalah Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan teknis.
Kajian tersebut dinilai penting untuk meminimalkan potensi masalah, baik yang berkaitan dengan aspek hukum maupun prosedur administrasi dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Di akhir pernyataannya, Hengky juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Dinas PUPR Kota Depok yang selama ini dinilai telah berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap kinerja yang telah berjalan baik dapat terus ditingkatkan sehingga pembangunan infrastruktur di Kota Depok ke depan semakin optimal dan berkualitas.
“Semoga capaian pembangunan yang sudah baik dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Hengky.

Tinggalkan Balasan