INDORAYATODAY.COM – Iran menegaskan tidak akan berunding dengan Amerika Serikat (AS) dan siap melanjutkan perang. Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, menyatakan pihaknya sudah tidak memiliki kepercayaan terhadap AS.

“Tak ada alasan untuk berunding. Pengalaman sejarah menunjukkan kita tak takut perang,” tegas Mokhber, Rabu (4/3/2026).

Ketegangan ini memuncak setelah serangan udara AS dan Israel pada Sabtu lalu yang menewaskan Ali Khamenei. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melaporkan korban sipil kini menembus 700 jiwa akibat hancurnya fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit.

Sebagai balasan, Iran telah menghujani fasilitas militer AS di Timur Tengah dan wilayah Israel dengan rudal balistik. IRGC bersumpah tidak akan membiarkan serangan tersebut tanpa balasan yang lebih besar. (*)

BACA JUGA:  Hubungan Militer Teheran-Moskow Menguat, Kesepakatan Rudal Canggih Terjalin