INDORAYATODAY.COM  – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Pemimpin spiritual tertinggi Republik Islam Iran tersebut dilaporkan gugur dalam sebuah serangan militer pada awal Maret 2026.

Sebagai bentuk simpati dan solidaritas antarnegara sahabat, Presiden Prabowo mengirimkan surat resmi duka cita yang ditujukan langsung kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Surat tersebut diserahkan secara formal oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, kepada Duta Besar Iran di Jakarta.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah dan rakyat Iran atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dalam situasi yang memprihatinkan ini,” tulis keterangan resmi tersebut.

Wafatnya Ali Khamenei menjadi duka nasional bagi Iran. Saat ini, otoritas setempat tengah melakukan berbagai persiapan menjelang prosesi pemakaman sang pemimpin tertinggi.

Rencananya, mendiang akan dimakamkan di Mashhad, sebuah kota suci yang merupakan kota terbesar kedua di Iran. Mashhad dikenal memiliki nilai religius yang sangat kental bagi masyarakat Iran, sehingga prosesi pemakaman diprediksi akan dihadiri oleh jutaan pelayat sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Komitmen Hubungan Diplomatik
Langkah Presiden Prabowo mengirimkan surat duka cita ini menegaskan posisi Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi hubungan persahabatan dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Melalui penyerahan surat oleh Menlu Sugiono, Indonesia berharap agar stabilitas dan kedamaian dapat segera kembali terjaga di kawasan tersebut di tengah eskalasi konflik yang terjadi.

Hingga saat ini, Kedutaan Besar Iran di Jakarta dilaporkan telah menerima pernyataan duka dari berbagai tokoh nasional dan perwakilan negara-negara sahabat lainnya yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:  Lemhannas Dorong Indonesia Galang Perdamaian di Tengah Konflik Iran-Israel