INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri menyatakan kebijakan work from home (WFH) yang diterapkan setiap hari Senin di lingkungan Pemerintah Kota Depok masih terus dievaluasi. Kebijakan yang telah berjalan sekitar satu bulan itu dinilai perlu dipantau untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Supian menegaskan, hal utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penerapan WFH adalah memastikan kualitas pelayanan publik tidak mengalami penurunan.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak boleh mengganggu akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan.
“Pertama, dari sisi pelayanan. Artinya kita harus memastikan bahwa dengan adanya WFH, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Ini menjadi prioritas utama bagi kami,” ujar Supian dalam keterangan yang dikutip Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, jika dalam evaluasi ditemukan adanya penurunan kualitas pelayanan, maka kebijakan tersebut akan kembali dikaji.
“Bagi saya ini juga menjadi semacam pertaruhan. Jika ternyata pelayanan dianggap berkurang atau tidak maksimal, tentu kebijakan ini akan kita evaluasi kembali,” katanya.
Selain pelayanan publik, Supian menilai penerapan WFH juga menjadi momentum untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam aktivitas pemerintahan.
Menurutnya, pengalaman selama pandemi Covid-19 telah menunjukkan bahwa banyak aktivitas kerja dapat dilakukan secara digital.
“Dulu pada masa Covid-19 kita sudah cukup akrab dengan teknologi, misalnya melalui pertemuan daring. Namun setelah itu kita mulai agak melupakan hal tersebut,” ujarnya.
Karena itu, melalui kebijakan WFH, pemerintah berupaya kembali memaksimalkan penggunaan teknologi, termasuk dalam penyelenggaraan rapat dan koordinasi antarperangkat daerah.
Supian juga menilai penggunaan teknologi, seperti rapat daring melalui aplikasi konferensi video, berpotensi membantu efisiensi anggaran operasional.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa besaran penghematan anggaran masih belum dapat dipastikan karena kebijakan tersebut baru berjalan sekitar satu bulan.
“Terkait berapa besar penghematan yang dihasilkan, insya Allah nanti akan terus kami evaluasi dan hasilnya akan kami sampaikan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Depok akan terus memantau pelaksanaan WFH dalam beberapa waktu ke depan sebelum mengambil kesimpulan terkait efektivitas kebijakan tersebut. ***

Tinggalkan Balasan