INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri melakukan kunjungan ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok untuk membahas persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah kota menyatakan siap memberikan dukungan agar proses sensus berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
Supian Suri menjelaskan kedatangannya ke kantor BPS Depok bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi mengenai persiapan kegiatan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Menurutnya, sensus tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026, atau sekitar tiga bulan pelaksanaan.
“Pertama saya bersilaturahmi, kedua berdiskusi dengan teman-teman di BPS. Karena dalam waktu dekat BPS akan melaksanakan kegiatan Sensus Ekonomi yang dimulai 1 Mei sampai 31 Juli, kurang lebih selama tiga bulan,” ujar Supian Suri usai pertemuan dengan jajaran BPS Depok, Jumat (6/3/2026).
Ia mengatakan diskusi tersebut juga membahas berbagai kemungkinan dukungan dari Pemerintah Kota Depok agar kegiatan sensus berjalan optimal.
“Karena itu kami ingin berdiskusi mengenai apa saja yang mungkin bisa kita support, sehingga proses sensus ini bisa berjalan dengan sukses dan maksimal sesuai yang diharapkan,” katanya.
Supian Suri menyebutkan pemerintah daerah akan memberikan dukungan melalui perangkat wilayah, mulai dari kecamatan hingga kelurahan.
Menurutnya, terdapat tiga bentuk dukungan utama yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan sensus ekonomi.
“Tadi sudah saya sampaikan ada tiga poin. Pertama membantu dalam hal sosialisasi, yaitu menyampaikan kepada masyarakat mengenai kegiatan sensus ini,” ujarnya.
Selain itu, aparatur wilayah juga diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan sensus di lapangan.
“Kedua, dukungan dari teman-teman di wilayah, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, agar proses sensus ini bisa berjalan dengan baik,” kata dia.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kota akan memberdayakan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk membantu kegiatan sensus di masyarakat.
“Ketiga, juga memberdayakan PKH untuk membantu kegiatan sensus. PKH selama ini menjadi binaan dari teman-teman di Dinas Sosial,” jelasnya.
Supian Suri berharap sensus ekonomi dapat menghasilkan data yang akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Menurutnya, data statistik yang diperoleh akan membantu pemerintah dalam mengevaluasi berbagai indikator pembangunan.
“Pertama kami berharap sensus ini bisa berjalan dengan sukses sehingga menghasilkan data yang akurat. Pada akhirnya data tersebut akan menjadi acuan bagi kita dalam menentukan program-program yang akan dilaksanakan ke depan,” ujarnya.
Ia mencontohkan salah satu indikator pembangunan yang perlu ditingkatkan adalah rata-rata lama sekolah di Kota Depok yang saat ini berada di angka sekitar 11,8 tahun.
“Ini menjadi sesuatu yang harus kita kejar. Kita harus mencari langkah dan program apa yang bisa dilakukan agar ke depan indikator ini bisa meningkat,” katanya.
Sementara itu, angka harapan hidup di Kota Depok saat ini telah mencapai sekitar 76,8 tahun yang dinilai menunjukkan keberhasilan program kesehatan yang selama ini dijalankan.
Menurut Supian, melalui sensus ekonomi pemerintah daerah dapat memperoleh data yang lebih komprehensif sehingga program pembangunan dapat disusun secara lebih terukur dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan