INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, menyoroti satu tahun kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri yang berpasangan dengan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan struktur partai agar program pembangunan berjalan optimal.
Ribka Tjiptaning mengatakan PDI Perjuangan selama ini menekankan pentingnya sinergi antara tiga pilar utama dalam pemerintahan, yaitu eksekutif, legislatif, dan struktural partai.
Menurutnya, kolaborasi antara ketiga unsur tersebut menjadi kunci agar kebijakan dan program pemerintah dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya ingin bicara secara nasional. Kita berharap PDI Perjuangan selalu menekankan tiga pilar yang harus berjalan secara sinergi, yaitu eksekutif, legislatif, dan struktural partai,” ujar Ribka Tjiptaning saat dimintai tanggapan terkait satu tahun kepemimpinan Supian Suri pada Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan hal yang penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut Ribka, prinsip kolaborasi tersebut berlaku di berbagai daerah, termasuk di Kota Depok.
“Di mana pun prinsipnya sama, yaitu kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan struktural partai harus berjalan bersama,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Imam Turidi, menyampaikan bahwa partainya akan menjalankan peran sebagai penyeimbang dalam pemerintahan daerah.
Menurutnya, sikap tersebut merupakan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Iya, dari arahan DPP PDIP kita menjadi partai penyeimbang. Ketika Wali Kota dan Wakil Wali Kota memiliki program yang pro rakyat tentu akan kita dukung,” ujar Imam Turidi.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa PDIP juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kritik apabila terdapat kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.
“Jika ada program yang dinilai tidak pro rakyat, maka kita juga memiliki kewajiban untuk mengingatkan dan mengkritisi,” katanya.
Terkait evaluasi satu tahun kepemimpinan Supian Suri, Imam Turidi menilai secara umum berbagai perubahan mulai dirasakan oleh masyarakat Kota Depok.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dalam perjalanan pemerintahan ke depan.
“Secara umum bagus. Karena perubahan yang selama ini belum terjadi sekarang sudah mulai dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Imam, masa kepemimpinan Supian Suri saat ini baru memasuki tahun pertama sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Karena itu, berbagai program pembangunan masih memiliki waktu untuk terus disempurnakan agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa terkait peluang Supian Suri untuk kembali maju pada periode berikutnya, keputusan tersebut sepenuhnya akan ditentukan oleh masyarakat serta kebijakan partai di tingkat pusat.
“Kalau itu nanti biar warga yang menentukan. Untuk keputusan politik tentu juga tergantung dari DPP,” katanya.

Tinggalkan Balasan