INDORAYATODAY.COM – Harapan publik sepak bola Tanah Air untuk kembali melihat bek jangkung Elkan Baggott berseragam Merah Putih mulai menemukan titik terang. Seiring dengan masuknya era kepemimpinan pelatih baru asal Inggris, John Herdman, peluang kembalinya penggawa Ipswich Town tersebut kini berada sepenuhnya di tangan sang pemain.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa federasi tidak pernah menutup pintu bagi putra-putra terbaik bangsa untuk membela Garuda di ajang internasional, termasuk pada agenda FIFA Series 2026 mendatang.
Sebagaimana diketahui, Elkan Baggott telah absen cukup lama dari agenda Timnas Indonesia sejak babak 16 besar Piala Asia 2023 pada Januari 2024 lalu. Absennya Elkan sempat memicu tanda tanya besar di kalangan suporter, terutama karena sang pemain tidak sedang dalam kondisi cedera.
Arya menjelaskan bahwa pada periode sebelumnya, Elkan memang tampak lebih memilih untuk memberikan fokus penuh pada karier profesionalnya di level klub. “Elkan Baggott? Sebenarnya bukan di pelatih, tapi di pemain saat itu. Dia lebih fokus ke klub,” ujar Arya saat memberikan keterangan di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Kini, dengan pergantian nakhoda timnas dari Shin Tae-yong ke John Herdman, momentum ini dipandang sebagai saat yang tepat untuk melakukan penyegaran dan rekonsiliasi demi kepentingan nasional yang lebih besar.
Meski peluang kembali terbuka lebar, Arya mengingatkan bahwa posisi di skuad utama bukanlah sebuah jaminan. Di bawah komando John Herdman, setiap pemain harus menunjukkan komitmen dan kualitas terbaiknya, mengingat stok pemain di sektor pertahanan kini kian melimpah dan kompetitif.
“Jadi, ini belum tahu, sesuai kebutuhan saja. Di posisi Elkan bagaimana? Nanti banyak pilihan-pilihan,” tutur Arya mengenai persaingan ketat di lini belakang Garuda saat ini.
PSSI berharap, setiap pemain yang dipanggil memiliki niat tulus untuk berjuang demi kehormatan bangsa di lapangan hijau. Kehadiran Elkan Baggott, jika terealisasi, diharapkan mampu memperkokoh benteng pertahanan Indonesia dalam menghadapi tantangan berat di kancah global.

Tinggalkan Balasan