INDORAYATODAY.COM – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum dialog antara jajaran pemerintah dengan tokoh ulama.
Kabar mengenai pertemuan tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar. Ia menyebutkan bahwa kehadiran dua pejabat negara tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat.
“Iya (bertemu Habib Rizieq), Sabtu siang kemarin,” ujar Aziz Yanuar saat dihubungi Republika, Senin (9/3/2026).
Aziz, yang turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan silaturahmi biasa antara utusan pemerintah sebagai umara dengan ulama. Pertemuan diisi dengan diskusi serta tukar pikiran mengenai kondisi kebangsaan saat ini.
Menurut Aziz, pihak Habib Rizieq mengapresiasi langkah-langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak pada kemaslahatan rakyat. Ia menegaskan, pihaknya tetap konsisten berada di garis perjuangan untuk mendukung kebijakan yang baik dan memberikan koreksi konstruktif jika ada kebijakan yang perlu diingatkan.
“Hal yang masya Allah luar biasa patut diapresiasi dari Pak Presiden beserta jajaran pemerintahnya. Yang baik dan benar kita dukung, yang kurang baik kita koreksi dan ingatkan. Tujuannya baik, dengan cara yang baik, serta di waktu yang baik,” kata Aziz menambahkan.
Kunjungan ke Petamburan ini berlangsung berselang dua hari setelah Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah ulama, pimpinan organisasi massa (ormas) Islam, hingga pimpinan pondok pesantren ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026).
Dalam pertemuan di Istana tersebut, Habib Rizieq tidak hadir secara pribadi namun diwakili oleh menantunya yang juga Sekretaris Majelis Syuro FPI, Habib Muhammad Hanif Alatas. Pertemuan lanjutan di Petamburan ini pun dipandang sebagai upaya mempererat sinergi antara pemerintah dan elemen umat Islam untuk menjaga stabilitas nasional.

Tinggalkan Balasan