INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri mengikuti rapat koordinasi terkait rencana pembangunan rumah susun (rusun) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Depok, Selasa (10/3/2026). Rapat tersebut digelar secara daring bersama sejumlah kementerian guna membahas pemanfaatan lahan milik pemerintah untuk hunian masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting dengan melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah di atas lahan milik Komdigi. Lahan tersebut berada di kawasan Jalan Raya KSU, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Wali Kota Depok Supian Suri menyatakan pemerintah kota pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan hunian vertikal tersebut. Menurutnya, pembangunan rusun MBR dapat menjadi salah satu solusi dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.

“Pemkot Depok secara prinsip siap mendukung pembangunan rusun ini,” ujar Supian Suri di sela kegiatan rapat koordinasi tersebut, Selasa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Komunikasi dan Digital atas inisiatif pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak digunakan untuk pembangunan rumah susun bagi masyarakat.

Supian menilai pemanfaatan lahan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi warga Depok yang membutuhkan tempat tinggal dengan harga terjangkau.

Supian Suri menambahkan Pemerintah Kota Depok akan melakukan koordinasi lintas sektor untuk mendukung proses pembangunan rusun tersebut. Pemkot Depok, kata dia, akan bersinergi dengan TNI, Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam proses penataan dan pembebasan lahan yang akan digunakan.

Ia menjelaskan langkah yang akan ditempuh dalam proses pembebasan lahan akan mengadopsi pola yang sebelumnya diterapkan dalam pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

BACA JUGA:  Sudah 3 Bulan Lebih Dikaji, Penutupan U-Turn Kartini Tak Kunjung Dilakukan Dishub Depok

Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai efektif karena mampu menyelesaikan proses pembebasan lahan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Pemerintah Kota Depok menegaskan komitmennya untuk mendukung rencana pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan Tirtajaya, Sukmajaya. Melalui koordinasi bersama kementerian dan instansi terkait, proyek tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.