INDORAYATODAY.COM – Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) KM 30+800 B pada Selasa (10/3/2026). Insiden sempat viral di media sosial diduga kuat dipicu oleh kegagalan fungsi pengereman pada salah satu armada truk yang melintas.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengonfirmasi bahwa kecelakaan bermula saat rangkaian kendaraan melaju dari arah Timur menuju Barat. Dalam kondisi cuaca mendung dan arus lalu lintas yang relatif lancar, sebuah truk mengalami rem blong dan kehilangan kendali.
“Kendaraan ketujuh mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan di depannya. Benturan ini memicu reaksi berantai hingga melibatkan total tujuh kendaraan,” ujar Ojo dalam keterangannya di Jakarta.
Menurut analisis kepolisian, truk yang mengalami malfungsi rem tersebut pertama kali menghantam kendaraan keenam hingga kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian terdorong maju dan menabrak tiga kendaraan lain di depannya.
Tak berhenti di situ, truk pemicu kecelakaan tersebut kembali berpindah ke lajur satu dan menghantam dua kendaraan lainnya. Tujuh kendaraan yang terlibat terdiri dari berbagai jenis, mulai dari truk wing box, truk Fuso, hingga kendaraan pribadi seperti Honda BR-V, Toyota Innova, dan Daihatsu Gran Max.
Meski terjadi benturan keras yang mengakibatkan kerusakan parah pada beberapa mobil pribadi, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua orang mengalami luka-luka dan telah dievakuasi petugas.
Korban Luka: Dua orang (dirawat di RS Pasar Rebo). Kerusakan Terparah: Dialami oleh unit Honda BR-V dan Daihatsu Gran Max.
Seluruh kendaraan yang terlibat kini diamankan di Unit Laka Lantas Jakarta Timur, Kebon Nanas, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan tol, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk rutin melakukan pengecekan kelaikan armada secara berkala. Kegagalan fungsi rem dan kelalaian menjaga jarak aman tetap menjadi penyebab dominan kecelakaan di jalan bebas hambatan.
“Pengemudi tidak bisa menjaga jarak aman akibat rem blong tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat kondisi cuaca mendung dan jalanan licin,” pungkas Ojo.

Tinggalkan Balasan