INDORAYATODAY.COM  – Perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat dilakukan dengan lebih hemat energi melalui perencanaan yang matang dan gaya berkendara yang tepat. Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan bahwa efisiensi bahan bakar sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama: gaya mengemudi, hambatan ban, dan beban kendaraan.

“Gaya mengemudi agresif, seperti akselerasi mendadak dan pengereman keras, dapat menurunkan efisiensi BBM hingga 15-30 persen di jalan tol,” ujar Yannes, Kamis (12/3/2026).

Untuk menjaga konsumsi bahan bakar tetap irit selama perjalanan jauh, berikut adalah langkah-langkah yang disarankan:

  1. Gaya Berkendara Stabil: Lakukan akselerasi secara bertahap dan jaga kecepatan tetap konstan. Gunakan fitur cruise control jika tersedia untuk menjaga stabilitas mesin.
  2. Periksa Tekanan Ban: Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan yang kurang akan meningkatkan rolling resistance (hambatan gulir), yang memaksa mesin bekerja lebih keras dan boros bensin.
  3. Perawatan Mesin: Lakukan servis berkala, ganti oli tepat waktu, dan pastikan filter udara bersih agar pembakaran mesin tetap optimal.
  4. Kurangi Beban Kendaraan: Hindari membawa barang yang tidak diperlukan di bagasi. Lepas roof rack yang tidak terpakai karena dapat meningkatkan hambatan angin.

Dengan menerapkan prinsip penghematan ini, pemudik tidak hanya menekan pengeluaran biaya perjalanan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kondisi mesin kendaraan tetap prima hingga sampai di kampung halaman.

BACA JUGA:  Jelang Mudik Lebaran 2026, Kemantapan Jalan Nasional Capai 93,5 Persen