INDORAYATODAY.COM  – PT Jasa Marga (Persero) menghadirkan inovasi layanan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik Lebaran 2026. Melalui aplikasi Travoy (Traffic Traveling), pemudik kini dapat mengakses kamera pengawas (CCTV) secara langsung di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga Group untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time.

Layanan ini bertujuan membantu pengguna jalan dalam menentukan waktu perjalanan yang lebih tepat dan efisien. Dengan memantau kondisi terkini melalui ponsel, pemudik diharapkan dapat menghindari titik-titik kepadatan sebelum memasuki jalur tol.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan standar pelayanan selama masa angkutan Lebaran.

“Fasilitas ini disediakan untuk membantu pengguna jalan memperkirakan situasi lalu lintas sekaligus menghitung estimasi waktu perjalanan. Keberadaan CCTV ini memungkinkan masyarakat memantau kondisi jalan sebelum berangkat, karena kamera dipasang dengan jarak rata-rata setiap 500 meter,” ujar Ria dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Fitur Pencari Rute dan Tarif Selain akses visual, aplikasi Travoy kini dilengkapi dengan fitur Route Finder atau pencari rute. Fitur ini dirancang untuk memberikan rekomendasi jalur perjalanan terbaik menuju destinasi tujuan. Keunggulan lainnya, pengguna dapat memperoleh informasi detail mengenai gerbang tol yang akan dilalui beserta estimasi total tarif tol yang harus dibayarkan.

Informasi ini dinilai krusial agar masyarakat dapat merencanakan anggaran perjalanan dan memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) secara lebih matang.

Hindari Waktu Keberangkatan Favorit Menanggapi potensi lonjakan volume kendaraan, Jasa Marga turut memberikan imbauan khusus bagi pengguna jalan yang akan melintas di Tol Jakarta–Cikampek. Masyarakat disarankan untuk tidak memilih waktu keberangkatan pada jam-jam favorit yang biasanya memicu kepadatan.

BACA JUGA:  Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Kolaborasi dengan Pemkot, Fokus UMKM Naik Kelas

Berdasarkan data evaluasi, sebagian besar pemudik cenderung memilih berangkat antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal keberangkatan di luar rentang waktu tersebut guna memecah penumpukan kendaraan di jalur utama.

Dengan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Travoy, Jasa Marga berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.