DEPOK, INDORAYA TODAY – Kinerja keuangan Pemerintah Kota Depok sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025 dengan capaian pendapatan daerah yang nyaris menyentuh target.
Chandra mengungkapkan, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp4,33 triliun atau setara 95,52 persen dari target Rp4,53 triliun. Angka tersebut mencerminkan ketahanan fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi yang tidak mudah.
Sorotan utama datang dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil menembus Rp2,26 triliun. Realisasi itu setara 94,35 persen dari target, sekaligus menegaskan kontribusi kuat sektor pendapatan lokal dalam menopang APBD Kota Depok.
Selain PAD, pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga menunjukkan performa solid dengan capaian 96,84 persen dari target. Hal ini memperkuat struktur pendapatan daerah yang semakin stabil dan berimbang.
Di sisi belanja, realisasi anggaran mencapai Rp4,14 triliun atau 89,66 persen dari rencana sebesar Rp4,62 triliun. Pemerintah Kota Depok menekankan kualitas belanja dengan fokus pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Chandra menegaskan, arah kebijakan belanja difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Prinsip efisiensi dan efektivitas menjadi landasan utama agar setiap rupiah yang dibelanjakan tepat sasaran.
“Belanja daerah harus menghasilkan output yang jelas dan sesuai target kebijakan, dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas,” ujar Chandra dalam rapat paripurna.
Ia menambahkan, Pemkot Depok konsisten menerapkan prinsip money follow program, yakni penganggaran berbasis prioritas program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Langkah efisiensi juga dilakukan dengan memangkas belanja non-prioritas, sehingga alokasi anggaran lebih terarah dan berdampak maksimal terhadap pembangunan daerah.
Dalam aspek pembiayaan, realisasi pengeluaran tercatat mencapai 100 persen dari target. Capaian ini memperlihatkan disiplin fiskal dalam pengelolaan keuangan daerah.
Secara keseluruhan, pengelolaan APBD Kota Depok 2025 dinilai berjalan cukup optimal. Meski demikian, pemerintah mengakui masih ada ruang perbaikan, terutama pada program dengan serapan anggaran yang belum maksimal.
Ke depan, Pemkot Depok berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan hingga evaluasi anggaran. Langkah ini dilakukan agar pengelolaan keuangan semakin efektif, efisien, dan akuntabel serta mampu mendorong kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan