DEPOK, INDORAYA TODAY – Warga Depok harus waspada. Maraknya penipuan digital yang menargetkan masyarakat, terutama kelompok lanjut usia (lansia), memicu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok meningkatkan edukasi langsung di lapangan.
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Mary Liziawati, menegaskan pendekatan tatap muka menjadi strategi paling efektif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan.
“Lansia menjadi kelompok yang cukup rentan. Karena itu kami hadir langsung agar mereka bisa memahami dengan jelas dan tidak mudah tertipu,” ujarnya, dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Selasa (31/3/2026).
Edukasi diberikan melalui program jemput bola seperti Gladis TikTok, Saba RW, Fastaraga, Fasta Marga, layanan Dejelitas, perekaman jemput bola, hingga kegiatan Car Free Day (CFD).
Setiap kegiatan tidak hanya menyasar layanan administrasi kependudukan, tetapi juga menyampaikan sosialisasi dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Masyarakat diarahkan agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan Disdukcapil, terutama lewat telepon atau WhatsApp.
Mary menekankan, Disdukcapil Kota Depok tidak pernah meminta data pribadi, kode OTP, maupun pembayaran dalam bentuk apa pun.
Selain itu, masyarakat juga dibimbing langsung mengenai penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD), termasuk langkah aktivasi yang benar.
“Melalui edukasi langsung ini, kami ingin masyarakat benar-benar paham. Kalau ragu, jangan langsung percaya pastikan dulu ke kanal resmi Disdukcapil,” tutup Mary.
Langkah Disdukcapil ini menjadi jawaban atas meningkatnya laporan kasus penipuan digital, terutama di kalangan lansia yang cenderung lebih mudah menjadi korban.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital masyarakat dan mengurangi risiko kehilangan data maupun kerugian finansial akibat penipuan.
Disdukcapil mengimbau seluruh warga Depok untuk selalu mengedepankan kehati-hatian, memverifikasi informasi, dan memanfaatkan kanal resmi pemerintah untuk segala layanan administrasi kependudukan.

Tinggalkan Balasan