INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau kepala daerah beralih ke kendaraan listrik, transportasi publik, hingga sepeda sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi dan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN).

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut penerapan work from home (WFH) bagi ASN.

Dalam surat edaran itu, kepala daerah diminta membatasi penggunaan kendaraan dinas jabatan maksimal 50 persen. Selain itu, perjalanan dinas juga dikurangi, yakni hingga 50 persen untuk dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri.

“Membatasi pelaksanaan perjalanan dinas dalam negeri sebanyak 50 persen dan perjalanan dinas luar negeri sebanyak 70 persen,” tulis Tito dalam edaran tersebut.

Ia juga mendorong agar kegiatan seperti rapat, seminar, dan konferensi dilaksanakan secara hybrid atau daring guna menekan mobilitas dan konsumsi energi.

Tito meminta kepala daerah menugaskan pimpinan perangkat daerah untuk melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan tersebut, khususnya dalam mendukung efisiensi energi selama WFH.

ASN yang menjalankan WFH juga diminta memastikan penghematan energi di lingkungan kerja, seperti mematikan perangkat elektronik, pendingin ruangan, dan lampu sebelum meninggalkan kantor.

Selain itu, pemerintah daerah diminta menghitung potensi penghematan anggaran sebagai dampak dari transformasi budaya kerja yang lebih efisien.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong efisiensi energi dan perubahan pola kerja ASN. Dengan pembatasan mobilitas dan penggunaan energi, diharapkan tercipta penghematan anggaran sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. ***

BACA JUGA:  Mensesneg: Media Arus Utama Adalah Benteng Penjaga Kebenaran Informasi